
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Calon Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi narasumber pada acara sosialisasi bahaya HIV/AIDS yang diselenggara Komisi Penanggulangan AIDS Kota (KPAK) Banda Aceh di 3in1 Coffe Lantai 2, Lambhuek, Banda Aceh, Kamis 3 November 2016.
Pada kesempatan tersebut, Illiza mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk peduli terhadap bahaya penyebaran virus HIV/AIDS yang terus menghantui ibukota Provinsi Aceh itu. Ia mengajak warga Kota Banda Aceh terutama kalangan muda untuk aktif memerangi HIV/AIDS.
“Masyarakat harus terlibat aktif dalam memerangi penyebaran virus HIV/AIDS di Banda Aceh. Ini penting demi kenyamanan Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Bukan hanya itu, masyarakat juga harus terlibat aktif dalam memerangi kemaksiatan baik kemaksiatan seksual, peredaran narkoba. “Karena dari sinilah penyakit HIV/AIDS bermuara. Maka disamping kita membasmi HIV/AIDS juga harus dibasmi kemaksiatan,” ungkapnya.
Dikatakannya, penularan penyakit HIV/AIDS disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya berganti-ganti pasangan (seks bebas), melalui jarum suntik dan transfusi darah. HIV/AIDS juga bisa menular lewat pisau cukur rambut atau jenggot yang tidak diganti bila terkena darah.
Pada kesempatan itu, Illiza juga turut memotivasi kaum muda di Kota Banda Aceh untuk menjadi duta HIV/AIDS.
Illiza mengajak semua masyarakat Kota Banda Aceh terutama kaum muda dan remaja untuk lebih hati menjaga diri agar tidak terinfeksi virus HIV/AIDS. “Katakan tidak pada pergaulan bebas/seks bebas,” ajaknya.
“Kaum muda merupakan tulang punggung generasi penerus bangsa. Apalagi Visi Kota Banda Aceh ke depan adalah sebagai Model Kota Madani. Oleh karena masyarakat dan para kaum muda harus menjadi yang terdepan dalam memerangi penyakit HIV/AIDS. Pemuda harus menjadi duta HIV/AIDS,” ungkapnya.
Adapun acara tersebut diikuti lebih kurang seratusan peserta dari berbagai kalangan, baik perwakilan gampong, LSM, OKP dan perwakilan mahasiswa. []
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
