Home / ACEH / Polres Bener Meriah Lakukan Rekontruksi Pelemparan Granat Mobil Anggota DPRK

Polres Bener Meriah Lakukan Rekontruksi Pelemparan Granat Mobil Anggota DPRK

Foto: Humas Polres Bener Meriah.

Foto: Humas Polres Bener Meriah.

KLIKKABAR.COM, BENER MERIAH – Kepolisian Resor Bener Meriah pada Senin 31 Oktober 2016 kemarin melaksanakan giat rekontruksi insiden pelemparan granat ke dalam mobil pada 17 September 2016 yang terjadi di jalan Bireun-Takengon tepatnya di desa menderak Kecamatan Pintu Rime Gayo Kab Bener Meriah yang mana tersangka AF dan SJ memperagakan 50 adegan dan rekontruksi tersebut, yang di laksanakan di halaman parkir Polres.

Rekonstruksi tersebut, puluhan personil polres di bantu Polsek jajaran Bener Meriah mengamankan giat rekontruksi yang dimulai pada pukul 09.00 Wib. Dalam adegan ini, tersangka FA & SZ serta beberapa personil kepolisian memerankan sebagai korban dalam insiden pelemparan granat terhadap mobil anggota DPRK setempat.

Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Somantri, S.i.K.,M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Suparwanto,SH saat di komfirmasi tentang pelaksanaan rekontrukisi tersebut mengatakan, adegan ini dimulai dari pengiriman makanan yang telah ditaruh racun, dan aksi jual beli granat serta pelemparan granat.

Dalam hal ini rersangka AF & SZ yang merupakan kakak beradik tersebut memperagakan 50 adegan, dalam hal ini ia memperagan adegan 1 dimana aksi korban (almarhum) Aulia memukul istri muda Mansur Ismail (istri sirih), di adegan selanjutnya ke 2 tersangka kakak beradik tersebut membeli racun babi (timex) untuk diracik memasukan kedalam makanan dan minuman yang dibungkus secara rapi, yang akan diberikan kepada keluarga mansur.

“Selanjutnya kedua tersangka tersebut langsung menuju ke rumah korban, yang mana tersangka AF memberikan bingkisan tersebut ke keluaga mansur, dan tersangka AF mengatakan ini bingkisa titipan dari Fraksi PAN,” ujar AKBP Deden.

Setelah itu kedua tersangka balik, namun mereka merasa rencana meracuni tidak berhasil, dan kedua tersangka berniat untuk merencanakan melakukan pelemparan granat, yang mana granat tersebut di beli dari AS, seharga 3 juta dan selanjutnya tersangka AF beraksi untuk melakukan pelemparan granat setelah SZ memberikan uang sejumlah 800 ribu.

“Kemudian AF membuntuti mobil keluarga mansur (istri tua/anak) tersebut dari belakang, dan setelah selesai mengantarkan anak ke pesantren Benyot-Bireun, rombongan langsung balik ke arah Bener Meriah, dan tersangka AF membuntuti dari belakang, setelah sampi di TKP tepatnya dijalan menderek, tersangka langsung melepaskan pemicu 1 dan 2 dari granat manggis tersebut, spontan tersangka melempar granat ke dalam mobil tepatnya jendela kaca sopir, dan seketika hitungan detik mobil tersebut meledak. dan tersangka AF tancap gas, dan menelpon sang kakak SZ bahwa mobil sudah meledak,” jelas AKBP Deden.

Setelah melempar granat, tersangka AF kemudian balik ke Aceh Timur melalui jalan pintas dari arah arul cincin menuju simpang lancang Bener Meriah

Dalam ilustrasi rekontruksi tersangk SZ istri sirih mansur ditangkap oleh pihak kepolisian dari rumah saudaranya yang berada di lampahan, selanjutnya selang 4 minggu dari penangkapan SZ pihak kepolisan menangkap AF sang eksekutor, yang berada di Sumatra Utara, dan digiring ke kantor kepolisan resor Bener Meriah,” ungkap Kasat Reskrim.

[Sumber : Humas Polres Bener Meriah]

Apa Komentar Anda?

komentar