Zakaria Saman (Apa Karya), bakal calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 dari jalur independen.
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Zakaria Saman telah memutuskan untuk terlibat dalam meramaikan bursa pencalonan Gubernur Aceh periode 2017-2022 dalam Pilkada 2017 mendatang.
Mantan menteri pertahanan GAM itu memilih maju melalui jalur independent, alasannya, jika ia dikehendaki menang oleh yang mahakuasa, maka, kemenangan itulah milik rakyat Aceh.
“Kalau saya maju melalui partai, jika menang tentu kemenangan bagi partai, bukan kemenangan rakyat,” ujar Zakaria Saman, Selasa 30 Agustus 2016.
Bahkan ia tidak mempersoalkan jumalah kandidat Balon Gubernur Aceh dalam Pilkada nanti, karena menurut pemahaman ilmu demokrasi yang ia pahami, masalah pencalonan itu adalah hak politiknya selaku warga bangsa Aceh.
“Kenapa tidak jika calon mencapai 50 orang, sah-sah saja, itu hak orang,” cetus pria yang kerap disapa Apa Karya itu.
Bagi dirinya, maju menjadi Balon dan kemudian ditetapkan sebagai calon Gubernur oleh KIP Aceh merupakan sebuah kewajiban baginya selaku masyarakat Aceh.
“Maju wajeb, menang sunat, taloe hareum dan seri makroeh bagi lon, (Bicara menang itu sunat, kalah haram hukumnya, seri/imbang makruh hukumnya bagi saya pribadi,” ucapnya dalam bahasa Aceh khas Pidie itu.
Maka dari itu, prinsip Zakaria Saman siapapun diperbolehkan maju, tidak ada persoalan, begitu juga soal kalah dan menang, itu menjadi hal yang biasa.
“Jinoe mandum maju, Abdullah Puteh kalheh maju, Azwar Abu Bakar kalheh maju (saat ini semua sudah maju, Abdullah puteh sudah pernah maju, Azwar sudah pernaha maju -red), cuma sekarang dipikirkan lagi apa?,” celoteh Zakaria Saman saat menjawab pertanyaan wartawan seputar para kandidat Balon Guberur Aceh.
ZULKARNAINI
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan