Pertemuan Pemkab Aceh Timur dengan IDH. (Zamzami Ali/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mendukung sepenuhnya program bantuan yang diusulkan oleh NGO IDH (The Sustainable Trade Initiative), sebuah yayasan atau lembaga donor asal Belanda yang aktif bergerak di bidang peningkatan produktivitas dan kelestarian alam dengan kombinasi perlindungan (produksi-proteksi).
NGO IDH asal Belanda tersebut berencana akan mengembangkan serta mengimplementasikan perencanaan tumbuhan hijau dengan beberapa komoditas unggulan seperti kopi, coklat, dan sawit. Sementara itu, yayasan yang mempunyai kantor cabang di Jakarta tersebut, telah menjalankan programnya di dua provinsi di Indonesia yaitu di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat.
“Kita minta pemerintah mendorong perusahaan swasta untuk bekerjasama dengan kita dalam program peningkatan produktivitas potensi sumber daya alam,” kata Reuben, Manager Program The Sustainable Trade Inisiative dalam pertemuan dengan Pemkab Aceh Timur di Pendopo Bupati Aceh Timur di Idi, Selasa, 21 Juni 2016.
Dia mengatakan, program itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat. “Dalam penerapan nanti kita bisa maksimal membantu program ini mencapai 40 persen. Selebihnya 60 persen lagi dibantu oleh perusahaan swasta. Nah, inilah bentuk kerjasama yang akan kita lakukan nanti untuk peningkatan produktivitas hasil alam,” ujar Reuben.
Sementara Bupati Aceh Timur, Hasballah HM Thaib atau yang akrab disapa Rocky dalam kesempatan itu mengaku siap mendorong perusahaan perkebunan untuk bekerjasama dengan lembaga donor asal Belanda tersebut. Namun Rocky berharap kerjasama tersebut dapat segera terwujud.
“Kami menyambut baik dan mendukung rencana yang telah dipaparkan oleh perwakilan NGO IDH, yang memang bertujuan membantu Aceh Timur dalam meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di bidang perkebunan dan pertanian. Selama program itu membawa kemaslahatan umat, kita siap untuk membantu,” ujar Bupati Rocky
Di sisi lain, Bupati Rocky juga mengharapkan program yang akan dilaksanakan di berbagai bidang tersebut nanti akan mampu menyerap tenaga kerja lokal sesuai dengan potensi yang ada, sehingga kedepan program itu benar-benar membawa manfaat untuk petani, pekebun dan nelayan.
Dalam pertemuan yang berlangsung sore tadi tadi tersebut juga turut dihadiri oleh Asisten II Setdakab Aceh Timur Usman A Rachman, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Timur Iskandar, dan Manager Forum Konservasi Leuser (FKL) Rudy Putra. []
REPORTER: ZAMZAMI ALI
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan