Jenderal Sambo Tipu Kapolri, Ikut Tembak Josua

-

Jenderal Sambo Tipu Kapolri, Ikut Tembak Josua

Tubuh Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J terkapar berlumuran darah. Ferdy Sambo menghampiri tubuh bawahannya yang tergeletak tak berdaya. Jenderal Sambo membalut tangannya dengan sarung tangan warna hitam sebelum eksekusi berlangsung.

Dia memegang senjata. Moncong senjata itu ditempelkan ke arah kepala Brigadir J. Pelatuk pistol ditarik. Brigadir J tewas seketika. Sidang pembacaan dakwaan kemarin mengungkap banyak misteri. Salah satunya tentang dugaan keterlibatan langsung Ferdy Sambo dalam mengeksekusi anak buahnya tersebut.

Adegan Sambo menembak kepala Brigadir J jelas membantah klaim pihak mantan Kadiv Propam Polri itu. Seperti diketahui, Penasihat Hukum Keluarga Sambo, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa Sambo tidak pernah memerintah Bharada E menembak Brigadir J. Apalagi, ikut mengeksekusi Brigadir J. Sambo, kata Febri, justru kaget ketika melihat tubuh Brigadir J terkapar.

Dia bahkan menyebut pecatan jenderal bintang dua itu berinisiatif meminta ajudannya memanggil ambulans. Namun demikian, dakwaan yang dibacakan jaksa di pengadilan mengungkap semua kronologi pembunuhan Brigadir J.

Dia adalah inisiator pembunuhan yang mengkoordinir terdakwa lainnya yakni Bharada E, Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf, termasuk menyusun skenario kematian Brigadir J.

Surat dakwaan mengungkapkan bahwa Sambo membohongi pimpinannya. Tidak jelas siapa pimpinan yang dimaksud dalam dakwaan itu. Namun, jika merunut kronologi kasus yang beredar. Patut diduga, pimpinan yang dimaksud adalah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Kamu nembak enggak Mbo?” tanya pimpinan itu kepada Sambo.

“Siap tidak jenderal. Kalau saya menembak kenapa harus di dalam rumah, pasti saya selesaikan di luar. Kalau saya membaik bisa pecah itu kepalanya karena senjata pegangan saya kaliber 45,” sergah Sambo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda