Erick Thohir Berpeluang Diusung Koalisi Besar

-

Erick Thohir Berpeluang Diusung Koalisi Besar

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pendaftaran capres dan cawapres untuk Pilpres 2024 hanya tinggal beberapa bulan lagi. Hingga saat ini belum ada koalisi partai yang resmi menyatakan nama yang akan diusung sebagai capres-cawapres.

Founder Perfekto untuk Indonesia, Amir Faisal mengatakan kondisi ini terjadi karena sejumlah faktor, seperti belum ada titik temu diantara partai koalisi dan parpol juga masih membaca kekuatan dan kelemahan para calon yang diusung.

“Jadi parpol masih menunggu momentum yang pas, namun pastinya mereka telah mengantongi nama-nama yang akan diusung,” ungkap Amir.

Menurutnya dari perkembangan politik yang terjadi hari ini, kans paling besar untuk diusung adalah Erick Thohir sebagai cawapres.

“Erick Thohir punya kans besar diusung oleh parpol sebagai cawapres, apalagi dengan mayoritas hasil survei menempatkan Erick Thohir sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi dan juga sejumlah simulasi yang memperlihat capres yang dipasangkan dengan Erick bisa memenangkan Pilpres,” kata Amir Faisal.

Faktor lain yang membuat Erick Thohir sangat berpeluang besar diusung adalah latar belakangnya sebagai seorang profesional atau bukan berasal dari kalangan partai, namun memiliki komunikasi cukup baik dengan sejumlah partai, sehingga Erick Thohir menjadi titik temu atau pemersatu diantara partai koalisi, selain itu ia juga memiliki keunggulan komparatif serta portofolio yang teruji.

“Erick Thohir jika diusung oleh KIB (Golkar, PAN dan PPP) maka akan dapat memperkuat koalisi KIB yang membuat bargaining KIB semakin besar, apalagi kode-kode dukungan juga telah diberikan oleh PAN dan PPP. Dan ini berpeluang terbentuknya koalisi yang lebih besar lagi dengan masuknya koalisi yang lain,” katanya.

Koalisi besar menurut Amir Faisal adalah gabungan KIB dengan koalisi Gerindra-PKB atau koalisi KIB dengan PDI Perjuangan. Saat ini Gerindra-PKB telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai capres, sementara PDI Perjuangan belum mengumumkan nama capresnya tapi pastinya PDI P akan mengusung kadernya sendiri, bisa jadi Puan, Ganjar atau kadernya yang lain.

“Menilik kans kemenangan untuk pasangan Prabowo-Erick Thohir atau Ganjar Pranowo-Erick Thohir untuk saat ini sangat besar, terbukti dari sejumlah hasil survei dan juga gambaran peta politik sekarang. Jadi terbentuknya koalisi ini masih sangat berpeluang terjadi,” ungkap Amir.

Menurutnya yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harus Erick Thohir. Amir Faisal menjelaskan dari sejumlah nama yang telah muncul simbol yang menjadi titik tengah antar koalisi partai politik adalah Erick Thohir, serta ditunjang dengan elektabilitasnya, kekuatan kapital dan yang paling penting adalah keserasian dengan partai koalisi dan capres Prabowo atau Ganjar.

“Di kalangan partai Erick Thohir cukup diterima bahkan sampai ke akar rumput partai, sedangkan untuk pasangannya Ganjar atau pun Prabowo ia memiliki hubungan yang cukup baik dengan mereka, Erick Thohir bisa menebalkan elektabilitas yang dimiliki oleh Ganjar dan Prabowo di beberapa wilayah dan segmen pemilih,” ungkap Amir.

Erick Thohir memiliki basis massa di generasi muda, pemilih kota, warga Nahdliyin dan juga pemilih tradisional Presiden Jokowi. Elektabilitasnya sebagai cawapres juga sangat kuat dan merata di Pulau Jawa yang merupakan basis populasi pemilih terbesar di Indonesia.

“Jika pun terpilih nantinya Erick Thohir bisa menjadi sosok pendamping yang cukup ideal untuk Ganjar maupun Prabowo, dengan kemampuan Erick Thohir di bidang ekonomi dan diplomasi dalam dan luar negeri, apalagi track recordnya sebagai menteri andalan Presiden Jokowi” imbuh Amir Faisal.

Menurutnya Ganjar – Erick akan menjadi pasangan sangat ideal yakni perpaduan kepemimpinan daerah dan nasional sementara Prabowo – Erick akan menjadi pasangan yang teruji karena keduanya sudah teruji sebagai menteri terbaik di kabinet Jokowi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda