Touring Sejoli Aceh Keliling Indonesia Bagi Kisah di Jakarta

-

- Advertisment -

Touring Sejoli Aceh Keliling Indonesia Bagi Kisah di Jakarta

Touring sejoli  sepeda motor asal Aceh  Dr. Kamaruzaman Bustamam Ahmad  (KBA) dan istrinya Fitri Zulfidar, MA  berbagi pengalaman di Jakarta pada Ahad (21/11/2021). Dosen UIN Ar-Raniry  KBA sudah menjelajah  Nusantara dari Aceh hingga Papua dengan Sepeda motor  selama sekitar empat bulan. Mereka membawa misi mempromosikan kearifan lokal kepada masyarakat dan menebarkan perdamaian sebagai strategi mencegah intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

“Setiap tempat yang dikunjungi, warga  menyambutnya dengan suka cita, membantunya dan sebagainya. semua menjadi bersaudara tanpa ditanya lagi asal daerah atau agama dan sebagainya. tidak bisa diungkap dengan kata-kata,” kata KBA didampingi istrinya dalam jumpa pers di Jakarta, Ahad (21/11/2021).

Ia mengaku di beberapa wilayah disambut dengan tarian adat oleh masyarakat. Seperti di Manado dan Kendari. Hal tersebut membuat keduanya terharu, tidak pernah menyangka. Di beberapa daerah, di sambut dengan tarian adat dan upacara adat dapat diidentikkan sebagai sesuatu yang sakral. Saat menemui kesulitan, masyarakat langsung membantu.

“Kejadian yang tidak pernah dilupakan saat mencari penginapan di daerah Kalimantan. Kami tersesat di hutan, tapi beruntung, masyarakat membantu dan menemukan penginapan. Kami menggunakan GPS teknologi dan GPS warga setempat,”  jelas KBA dan istrinya yang hanya membawa tiga pasang baju dan laptop.

Di Indonesia Timur,  mereka  mendapatkan perjalanan yang sulit dilewati seperti dari Munting ke Boven Digoel di Papua menjadi medan tersulit. Tapi semua hal tersebut, bisa dilewati. Ini misi yang panjang, kami beruntung ada banyak tangan baik di setiap daerah.

Ada banyak masyarakat yang humble dan membantu kami selama perjalanan,”  ungkap  Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh.

Walau dihadapkan dengan medan sulit di Papua, ia beruntung bisa melewatinya. Bisa melihat lokasi pembuangan para tokoh Indonesia yang melawan penjajah di Papua.

“Setibanya di Papua, kami menyanyikan lagu Dari Sabang Sampai Merauke”, imbuhnya.

Selain itu, terdapat beberapa kebiasaan yang menarik di Papua. Di Papua, lanjutnya, terdapat beberapa transmigrasi dari Pulau Jawa ke Papua. Masyarakat ini sangat mencintai Papua. Mereka juga berbaur dengan masyarakat di sana.

”Di sana kamu disambut juga dengan ketuaadat. Masyarakat sangat menyambut kami,”   ungkap AMAN Council.

Dalam perjalanan “Touring Indonesia Harmoni” itu mendapat beberapa halangan. Salah satunya ketika kakaknya meninggal, hingga ke Aceh dengan bus  umum karena istrinya trauma naik pesawat ketika terbang dari Papua ke Manado.

Ada banyak persiapan yang keduanya lakukan, salah satunya mem-briefing anak-anak mereka untuk bisa mandiri dan memberitahukan tentang misi yang akan dilakukan. Mereka bersyukur semua keluarganya mendukung .

“Anak-anak kami titipkan kepada keluarga. Dirinya juga memasang cctv untuk memantau apa yang terjadi di dalam rumah. saya memantau anak-anak, walaupun kami sedang berada jauh dari merek. Alhamdulilah, anak-anak dan keluarga mengerti dengan apa yang kami lakukan,”  ungkap dosen di STISIP al-Washliyya, Banda Aceh.

Sejoli ini dilepas oleh Prof Yusny Saby (Ketua FKPT Aceh periode pertama 2012-2017) dan Prof M Hasbi Amiruddin (Ketua FKPT Aceh Periode kedua 2017-2020) di parkiran penerbit Bandar Publishing, Lamgugop, Banda Aceh, Rabu (28/7/2021). Turut hadir juga pihak keluarga dan sejumlah koleganya yakni para pengurus FKPT Aceh di antaranya Mukhlisuddin Ilyas, Fakhri, Wiratmadinata, Dedy Adrian, Joko Sutranto, dan Nera Gustika.

Touring keliling Indonesia ini didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia ini.  Tema yang diusung dalam touring ini “Indonesia Harmoni” dalam rangka sosialisasi peran dan fungsi FKPT sebagai perpanjangan BNPT RI, sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Nusantara sebagai bagian dari strategi pencegahan upaya-upaya intoleransi, radikal,  dan terorisme ke masyarakat Indonesia dan internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda