Peraih Nobel dapat Hadiah Rp16 Miliar

-

- Advertisment -

Peraih Nobel dapat Hadiah Rp16 Miliar

Tiga ekonom memenangkan hadiah Nobel Ekonomi senilai US$1,14 juta atau setara Rp16,3 miliar (kurs Rp14.300 per dolar AS). Mereka adalah David Card dari Kanada, Joshua Angrist, ekonom berdarah Israel-Amerika, dan Guido Imbens kelahiran Belanda-Amerika.

Card, profesor ekonomi University of California, Berkeley, mendapat nobel atas wawasan baru yang dibagikannya tentang bursa tenaga kerja. Ia menggunakan eksperimen alami menganalisis efek pasar tenaga kerja dari upah minimum, imigrasi dan pendidikan.

Angrist dan Imbens menunjukkan betapa tepat kesimpulan sebab dan akibat dari efek pasar tenaga kerja.

Setengah dari hadiahnya diberikan kepada Card, seorang profesor di University of California atas kontribusi empirisnya terhadap ekonomi tenaga kerja.

“Saya benar-benar terkejut mendapat telepon,” kata Imbens kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Senin (11/10/2021).

Komite Nobel Eva Mork mengatakan ketiganya telah merevolusi sisi empiris di bidang ekonomi. Ketiganya mendapat kehormatan atas pekerjaan mereka menggunakan apa yang disebut “eksperimen alami”, di mana peristiwa kebetulan atau perubahan kebijakan mengakibatkan sekelompok orang diperlakukan secara berbeda, dengan cara yang menyerupai uji klinis dalam kedokteran.

Tahun lalu, penghargaan diberikan kepada ekonom AS Paul Milgrom dan Robert Wilson atas karya mereka dalam teori lelang serta menciptakan format lelang baru.

Secara resmi mereka mendapat hadiah dari bank sentral Swedia Sveriges Riksbank dalam Ilmu Ekonomi. Penghargaan ini dibentuk untuk mengenang Alfred Nobel yang meninggal pada 1896.

Ketiga peraih penghargaan ekonomi tahun ini masuk nominasi untuk penghargaan bergengsi tersebut, berbeda dengan para pemenang penghargaan lainnya tahun ini.

Berita sebelumyaAdam Aceh
Berita berikutnyaAlasan Arab Terima Jamaah Umrah RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda