Pakar: Anies Gagal Benahi Bantaran Sungai, Jakarta Banjir

-

- Advertisment -

Pakar: Anies Gagal Benahi Bantaran Sungai, Jakarta Banjir

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pakar Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menyebutkan banjir di Jakarta membuktikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gagal menyelesaikan tugasnya membenahi bantaran sungai.

Nirwono menuturkan bangunan di pinggir badan sungai atau lahan resapan membuat kapasitas penampungan air menjadi tiris. Misalkan, kawasan elite di Kemang, Jakarta Selatan yang banjir.

“Tidak hanya Kemang Village atau Lippo saja, tetapi seluruh bangunan yang menempel dan mempersempit badan Kali Krukut, serta bangunan yang dibgn di daerah cekungan Kemang,” ucap Nirwono, Selasa (23/2/2021).

Nirwono meminta Anies menghentikan atau mengevaluasi kembali perizinan bangunan baru di kawasan tersebut.

“Memperlebar Kali Krukut yang sudah direncanakan sejak Pak Foke [Mantan Gubernur DKI Fauzi Wibowo] dan akan dilaksanakan oleh Pak Ahok [Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama],” tuturnya.

Berdasarkan catatan Pansus Banjir DPRD DKI, kapasitas sungai hanya 950 meter kubik per detik. Kapasitas yang direncanakan sebesar 2.357 meter kubik per detik. Intensitas banjir setiap tahun berada di kisaran 2.100 hingga 2.650 meter kubik per detik.

Sejauh ini, pemerintah sudah melakukan pembenahan di Kali Ciliwung sepanjang 16 kilometer dari target awal 33 kilometer.

“Sementara untuk Sungai Pesanggrahan, Angke, Sunter baru tahap pembebasan lahan sebesar 20 hingga 30 persen,” kata dia.

Nirwono mendesak, Anies membangun waduk baru di Cekungan Kemang yang sudah direncanakan oleh Ahok ketika gubernur. Adapun, kapasitas waduk yang dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru mencapai 379 hektare saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda