Mengapa Jokowi Sangat Percaya ke Luhut hingga Ada 5 Penugasan?

-

- Advertisment -

Mengapa Jokowi Sangat Percaya ke Luhut hingga Ada 5 Penugasan?

Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, penunjukan Luhut Binsar Panjaitan menduduki sederet jabatan menunjukkan kepercayaan Presiden Jokowi kepada Luhut sangat besar

Terbaru penunjukan Luhut sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) makin menunjukan kepercayaan Jokowi  terhadapnya. Penunjukkan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2021 Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diteken pada 8 September 2021.

 “Kepercayaan sangat besar yang terlihat diberikan kepada Luhut untuk menduduki setumpuk jabatan tentu ada alasan di balik itu. Mungkin ada sejumlah pertimbangan, antara lain karena ada unsur kedekatan yang sangat mendalam,” ujarnya, Selasa (21/9/2021).

Karyono menilai faktor lain penunjukan Luhut memimpin diyakini karena dia memiliki kemampuan dan Presiden membutuhkan sosok eksekutor yang tegas dan mampu melakukan koordinasi dengan cepat.

Pada dasarnya, Presiden menginginkan orang yang dapat melakukan percepatan program pembangunan. Karenanya butuh sosok yang disegani di internal pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

Karyono melanjutkan, langkah Presiden mengundang pertanyaan dan menjadi olok-olo di publik dan memunculkan prasangka Presiden tetap tidak bergeming memberikan kepercayaan kepada Luhut.

“Paling-paling publik bertanya-tanya tanpa mengetahui jawabannya. Karena yang tau persis alasannya hanya presiden Jokowi,” ujarnya.

Dengan penunjukkan Luhut menjadi Ketua Tim Gernas BBI, tugasnya di pemerintahan kian bertambah.

Banyaknya tugas yang diemban Luhut membuatnya dijuluki “Menteri Segala Urusan”.

Berikut ini 5 penugasan dari  Jokowi ke Luhut:

1. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk periode II pada masa pemerintahan Joko Widodo pada 2016, memimpin tujuh kementerian sekaligus di bawah komando Kemenko Marves yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Investasi, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selanjutnya, pada Maret 2020, Luhut turut ditunjuk sebagai Menteri Perhubungan Ad Interim menggantikan Budi Karya Sumadi yang tengah menjalani perawatan karena Covid-19.

2. Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang dibentuk pada 20 Juli 2020 sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020. Sebagai Wakil Ketua KPCPEN, Luhut membantu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua KPCPEN dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

3. Koordinator PPKM Jawa dan Bali Pada Juni 2021, Jokowi kembali memberikan tugas baru kepada Luhut yaitu menjadi koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali, yang selanjutnya menjadi PPKM Jawa-Bali.

4. Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional Tugas yang diemban Luhut bertambah lagi setelah Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60/2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. Melalui beleid tersebut, Luhut mendapat mandat sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

5. Ketua Tim Gernas BBI Terbaru. BBI merupakan gerakan memperkuat branding produk-produk UMKM di dalam negeri dan memperluas akses pasar melalui penjualan digital. Tim Gerakan Nasional BBI  ini akan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden yang diketuai oleh Menko Marinves.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda