Mengapa Bumerang kembali ke Pelempar?

-

- Advertisment -

Mengapa Bumerang kembali ke Pelempar?

Bumerang dalam buku Boomerangs, Aerodynamics and Motion disebutkan mengapa bumerang kembali kepada pelemparnya. Rahasianya ada pada salah satu sayapnya, yang dibuat berbeda dari pasangannya. Bagian atas sayapnya ini dibuat melengkung menunjuk ke arah angin dan satunya lagi dibuat melengkung yang arahnya berlawanan. Inilah yang menyebabkan bumerang bisa kembali.

Bumerang memiliki dua sayap dan berbentuk seperti huruf V dengan lengkungan yang lebih besar dan ujung yang tidak tajam. Setiap sayap bumerang berbentuk seperti sayap pesawat atau airfoil, yang melengkung di salah satu ujungnya, tapi berbentuk datar di ujung lainnya.

Selain bentuk yang berbeda di setiap ujungnya, ketebalan dari setiap ujung ini juga berbeda yaitu ujung yang melengkung lebih tebal, sedangkan ujung yang datar lebih tipis. Bumerang berbentuk seperti sayap pesawat terbang ini akan memberikan gaya angkat untuk bumerang sehingga bumerang bisa tetap berada di udara dan tidak jatuh.

Desain sayapnya yang tepat memberikan gaya angkat pada bumerang. Gaya angkat ini berasal dari udara yang melalui bumerang saat dilempar dan membuat bumerang terbang dan tidak jatuh.  Ketika bumerang dilempar, sayap bagian atas bergerak lebih cepat di udara dibandingkan dengan sayap bagian bawahnya.

Karena dua sayap ini bergerak secara berlawanan, yaitu sayap atas ke arah bumerang dilemparkan dan sayap bawah bergerak ke arah yang berlawanan, maka sayap atas akan lebih banyak menghasilkan gaya angkat dibandingkan sayap bawah.

Perbedaan gaya angkat di sayap atas dan sayap bawah menghasilkan gaya yang tidak seimbang dan secara bertahap mengubah arah bumerang. Maka bumerang menelorkan perputaran yang tetap dan membuat bumerang tetap berputar dalam bentuk melengkung. Bumerang yang melayang akan berputar secara bertahap di udara dalam bentuk lingkaran.

Perputaran dalam bentuk lingkaran inilah yang menyebabkan bumerang akan kembali ke pelempar meskipun sudah dilemparkan cukup jauh.

Melempar bumerang, pegang bumerang secara vertikal atau secara tegak lurus dari bawah ke atas atau sebaliknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda