Mantan Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim Meninggal Dunia

-

- Advertisment -

Mantan Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim Meninggal Dunia

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia migas tanah air. Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas periode 2007-2011, dan 2011-2016, Ibrahim Hasyim meninggal dunia.

Sosok yang juga Pemimpin Umum Majalah Global Energi itu meninggal dunia pada hari ini, Kamis (5/8/2021) pukul 13.18 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, karena sakit (non covid).

Berdasarkan informasi yang diterima, Ibrahim telah menjalani perawatan medis sejak awal Juli lalu. Almarhum rencananya dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.

“Telah berpulang ke Rahmatullah tokoh migas Indonesia asal Idi Aceh Timur, Dr. Ibrahim Hasyim pada hari ini Kamis, 05/08/2021 pukul 13.10 WIB di RSPP Jakarta. Semoga rahmat Allah senantiasa menyertainya dan diberi tempat yang layak di sisi Allah,” bunyi pesan duka di WAG Forum Jurnalis Aceh Jakarta (For-JAK).

Profil Singkat

Ibrahim Hasyim, lahir di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh pada 15 Maret 1950 silam. Dia menghabiskan masa kanak-kanaknya dalam lingkungan agamis.

Pendidikan formal dari Sekolah Dasar hinga Sekolah Menengah Atas diselesaikan Ibrahim di Aceh.

Dia kemudian melanjutkkan pendidikan di Akademi Minyak dan Gas Bumi di Cepu (1973), S1 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1979), S2 Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Labora (1997) dan meraih gelar Doktor dengan predikat cum laude dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada 2007.

Perjalanan karir Ibrahim cukup panjang di bidang perminyakan. Dimulai sejak diangkat sebagai pegawai eksplorasi produksi Pertamina di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.

Dari sana, karir perlahan terus menanjak. Mulai dari suvervisor di Pertamina Aviation, Kepala Internal Auditor di Manado, Kepala Seksi BBM di Jakarta, Kepala Cabang Pemasaran Maluku di Ambon, Kepala Penjualan Sulawesi di Makassar, Kepala Penjualan Sumbagut (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau) di Medan, Kepala Dinas Pengkajian dan Pengembangan di Jakarta, dan Pimpinan UPPDN II (Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung) di Palembang, Pimpinan UPPDN V (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara dan Timor Timur).

Lalu dia menjabat Kepala Divisi Pemasaran Non-BBM, LPG dan BBG di Jakarta, Deputi Direktur Bidang Perkapalan, Komisaris PT Badak NGL, Komisaris Utama PT Pertamina Tongkang, Komisaris Utama PT Patra Dok Dumai dan Staf Ahli Dirut Pertamina Bidang Hilir.

Setelah berkarir selama 37 tahun di Pertamina Ibrahim berkiprah menjadi anggota Komite Badan Pengatur Hilir Migas periode 2007 hingga 2011, lalu dipilih kembali untuk periode 2011 hingga 2016 (diperpanjang oleh keputusan Presiden RI maksimal selama 1 tahun).

Setelah pensiun dari anggota Komite BPH Migas, Ibrahim berkiprah di media massa menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Global Energi sejak terbit 1 Desember 2011 sampai sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda