Kritik Puan, PDIP Sebut Susi Lupa Kulit

-

- Advertisment -

Kritik Puan, PDIP Sebut Susi Lupa Kulit

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Huga Pareira menyatakan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai sosok yang lupa diri.

Hal itu dikatakan terkait sindiran Susi terhadap tingkah Ketua DPR Puan Maharani, yang merupakan anak Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang menanam padi saat hujan di area persawahan Sendangmulyo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Pak Jokowi turun ke sawah hujan-hujan pakai payung, enggak dikomentari Bu Susi. Jangan begitulah, Bu Susi. Seperti kacang lupa kulit,” kata Andreas, Jumat (12/11).

Jokowi pernah menyusuri persawahan di tengah hujan dan petir saat meninjau lahan food estate di Desa Makata Keri, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Februari 2021.

Saat itu, terjadi pula kerumunan warga yang menanti Presiden. Mereka terlihat berebut mendekat saat rombongan mobil kepresidenan hendak menuju Waduk Napun Gete di Maumere.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan bahwa awaknya Paspampres sudah melarang Jokowi pergi ke tengah sawah saat hujan. Namun, Jokowi berkukuh untuk mengecek pembangunan lumbung pangan secara detail.

“Presiden tetap ingin melihat langsung pompa air itu karena merupakan kunci untuk food estate di lokasi tersebut. Presiden mau ke situ untuk memastikan pompa berfungsi,” kata Bey kepada wartawan, Rabu (24/2).

Kini, tingkah Puan menanam padi di area persawahan Sendangmulyo di tengah kondisi hujan disindir oleh Susi dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Susi berkata, petani biasanya tidak menanam padi saat hujan sedang turun.

“Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan,” kata Susi lewat akun Twitter miliknya, @susipudjiastuti, Kamis (11/11).

Fadli mempertanyakan apakah Puan sudah mempelajari cara pencitraan yang terbaru atau tercanggih. “Belum belajar Pencitraan 4.0 ?” kicaunya lewat akun Twitter, Jumat (12/11).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda