KPU Esekusi Putusan MK untuk Ulang Pilkada Kalsel

-

- Advertisment -

KPU Esekusi Putusan MK untuk Ulang Pilkada Kalsel

KLIKKSBAR.COM, JAKARTA – Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menuturkan pihaknya berkoordinasi dengan jajaranya di provinsi dan kabupaten terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Pilgub Kalimantan Selatan sesuai putusan Mahkaman Konstitusi (MK).

“Hari ini kita akan berkoordinasi dengan KPU Kalsel untuk mempersiapkan pelaksanaan pemungutan suara ulang,” ungkap Ilham, Minggu (21/3/2021).

Menurut Ilham berkaitan dengan waktu pelaksanaan, alokasi anggaran dan persiapan logistik penunjang PSU. Keputusan MK, KPU memiliki tenggat 60 hari kerja sejak putusan dibacakan untuk mengadakan pemungutan suara ulang.

“Untuk waktu pemungutan suara ulang kami mengacu pada putusan MK tersebut,” katanya.

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan sengketa hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diajukan oleh Denny Indrayana pada Jumat (19/3/2021).

Majelis hakim konstitusi meminta KPU Provinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan pemungutan suara ulang di 6 kecamatan dan 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

“Mengabulkan gugatan pemohon untuk sebagian dan memerintahkan KPU Kalsel untuk melakukan pemungutan suara ulang di 6 kecamatan dan 24 TPS di Kecamatan Binuang,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman, Jumat (19/3/2021).

Mejelis hakim konstitusi menilai bahwa dalil dari Denny Indrayana terkait dugaan kecurangan dan penggelembungan suara di sejumlah TPS dan 6 kecamatan tersebut telah terungkap selama persidangan berlangsung.

Putusan MK itu secara tidak langsung membatalkan hasil rekapitulasi KPU Kalsel yang memenangkan pihak Sahbirin Noor dan Muhidin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda