Hari ini, Jokowi Tinjau Pengungsi Semeru

-

- Advertisment -

Hari ini, Jokowi Tinjau Pengungsi Semeru

Presiden Jokowi akan mengunjungi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/12/2021) untuk meninjau daerah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Rencana kunjungan Jokowi ke lokasi bencana Erupsi Semeru disampaikan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono.

“Iya, benar besok [Pak Jokowi] ke Lumajang untuk meninjau dampak bencana,” kata Heru, Senin (6/12/2021).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi kembali terjadi di Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021) pagi.  PVMBG mengungkapkan bahwa erupsi susulan di Gunung Semeru terekam dari seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 480 detik.

“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Senin, 06 Desember 2021, pukul 08:55 WIB. Visual letusan tidak teramati,” tulis PVMBG melalui akun Twitter @PVMBG_, Senin (6/12/2021).

Sebelumnya, telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) di Gunung Semeru, pada Sabtu (4/12). APG merupakan karakteristik ancaman khas Gunung Semeru, yakni berupa awan panas yang berasal dari ujung aliran lava pada bagian lereng gunung.

PVMBG mengungkapkan endapan APG terdiri dari material batuan bersuhu tinggi 800 derajat – 900 derajat celcius yang bergerak ke arah lereng tenggara Gunung Semeru sejauh sekitar 4 km dari puncak, atau sekitar 2 km dari ujung aliran lava.

APG memasuki lembah Sungai Kobokan dan berinteraksi dengan air sungai beserta material lama yang terdapat di dalam badan sungai, membentuk aliran lahar sepanjang aliran Sungai Kobokan. Hingga 5 Desember 2021 pukul 10.00 WIB, aktivitas APG masih terjadi dengan intensitas dan jarak luncur yang relatif menurun. Pemantauan tetap dilakukan secara intensif dan menerus untuk antisipasi perubahan potensi ancaman yang signifikan.

“Tingkat aktivitas Gunung Semeru saat ini tetap Level II (Waspada),” tulis PVMBG, Minggu (5/12/2021).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda