Cara Hotman Paris Jaga Pankreas, Gula, Darah Tinggi, Kolesterol, & Stres

-

- Advertisment -

Cara Hotman Paris Jaga Pankreas, Gula, Darah Tinggi, Kolesterol, & Stres

Pengacara Hotman Paris Hutapea membagikan caranya mencegah stres dan tekanan darah tinggi. Dalam akun Instagramnya @hotmanparisofficial, dia mengatakan profesinya sebagai pengacara membuatnya banyak menangani berbagai perkara hukum.

Maka setiap malam dia rutin minum sejumlah obat untuk mencegah penyakit darah tinggi.

“Kamu tahu, Hotman menangani perkara ratusan, sehingga tekanan darah tingginya suka naik, stres. Tiap malam inilah cara Hotman bertahan hidup,” ujarnya dalam video yang diunggah pada Jumat (24/9/2021).

Hotman menyebutkan obat yang dikonsumsinya antara lain crestor untuk kolesterol setiap malam. Lalu, pengencer darah minum plavix.

“Saya juga sering minum darah tinggi beli dari Singapura. Terus menjaga gula, Hotman selalu makan glucophage 500 mg, untuk memperkuat pankreas Hotman makan onglyza,” jelasnya memperlihatkan satu persatu obat yang diminumnya.

Hotman menambahkan sejumlah obat itu lah yang menjadi rahasianya dapat bertahan selama 36 tahun menangani perkara hukum. Hotman juga berpesan kepada para followers-nya agar selalu menjaga gula darah, tekanan darah, pengenceran darah, tingkat kolesterol, dan selalu bahagia.

“Makanya butuh TikTok [agar bahagia]. Jangan munafik, jangan iri, dan jangan pencitraan, nanti stres sendiri. Jangan cemburu dengan orang sukses. Jangan bohongi keluarga melulu, sedikit boleh, jangan terlalu sering kawin cerai,” tambahnya.

Beberapa pengikut akun Instagram Hotman pun memberikan komentar terkait postingan tersebut. Misalnya akun @masyhar_ali yang mempertanyakan keamanan mengonsumsi obat setiap hari.

“Itu kalo di konsumsi tiap hari apa g bahaya om ?” tulisnya.

“bang itu atas resep dokter dan pantauan dokter kyknya bang Hotman …jd tdk bs minum sembarang harus konsultasi dgn dokter kita bisa di puskesmas atau di rs biasa kita berobat,” balas akun @morenyuli.

Hotman juga mendoakan komedian Tukul Arwana yang mengalami pendarahan otak dan telah menjalani operasi di RS Pusat Otak Nasional.

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Mursyid Bustami sebelumnya menjelaskan pendarahan otak yang dialami Tukul tidak berhubungan dengan vaksin Covid-19. Selain itu, Mursyid menjelaskan pendarahan otak bisa terjadi karena tidak kuatnya pembuluh darah menahan tekanan darah yang tinggi.

“Sehingga terjadi kebocoran dan keluar darah dari pembuluh darah. Ini yang menimbulkan masalah,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda