Alasan Sopir Tidak Matikan Mesin Bus di Rest Area

-

- Advertisment -

Alasan Sopir Tidak Matikan Mesin Bus di Rest Area

Ketika bus penumpang memasuki rest area  atau berhenti untuk makan hingga 30 menit,  pada  umumnya sopir tidak mematikan mesin  bus.  Ini bukan karena sopir lupa mematikan mesin bus.  Memang sengaja tidak dimatikan dengan ragam alasan.

Dikutip dari PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI)  3 fakta  mengapa mesin bus tidak dimatikan.

1. Bus diesel saat ini menggunakan turbo, jadi yang harus diperhatikan adalah saat proses menyalakan dan mematikan mesin. Saat menyalakan mesin, tidak bisa digas.  Mesti tunggu 2-3 menit untuk idle (langsam), begitu juga saat mematikan (mesin), posisikan idle selama 5 menit, baru dimatikan agar mesin turbo terlumasi dengan baik.

2. Mesin diesel butuh suhu kerja mesin tertentu, jadi memang harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum dioperasikan. Mesin turbo lebih maksimal bekerja pada suhu mesin yang tinggi sehingga tetap menyalakan mesin saat berhenti dapat mempertahankan suhu mesin.

3. Alasan lainnya, mesin bus harus tetap nyala saat berhenti karena bus butuh tenaga listrik untuk AC dan alat elektronik lainnya. Penumpang di kabin tetap nyaman dengan sistem pendingin yang berjalan.  Untuk mendinginkan bus di daerah tropis  butuh waktu sekitar 15-20 menit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda