Adli Apresiasi Anies Beri Nama Jalan Panglima Perempuan

-

- Advertisment -

Adli Apresiasi Anies Beri Nama Jalan Panglima Perempuan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, hari ini Selasa 23 Nopember 2021 meresmikan Jl. Laksamana Keumalahayati pada Jalan Kali Malang sisi Utara, Jakarta Timur. Ini penghargaan bagi kaum perempaun di Indonesia.  Dengan ditabalkan nama Laksamana Perempauan  Pertama di Dunia yang berasal dari Aceh, menjadi nama jalan di Jakarta.

“Penetapan jalan Laksamana Keumalahayati bentuk penghormatan negara pada laksamana wanita tangguh nusantara ini. Ini perlu diberi apresiasi,” ungkap sejarawan  Dr. Tgk. M. Adli Abdullah, SH, MCL

Adli menuturkan ayahnya bernama Laksamana Mahmud Syah. Kakeknya dari garis ayahnya adalah Laksamana Muhammad Said Syah, putra dari Sultan Salahuddin Syah yang memerintah Aceh pada tahun 1530–1539 M.

Adapun Sultan Salahuddin Syah adalah putra dari Sultan  Ali Mughayat Syah (1513–1530 M), pendiri Kerajaan Aceh Darussalam, pasca kejatuhan Melaka ke tangan  Portugis yang dipimpin oleh laksamana Alfonso de Alberque.

Sedangkan Laksamana Keumalahayati, pada  tahun 1585–1604, diangkat sebagai Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah dan memimpin 2.000  pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang suaminya  syahid melawan Portugis di kawasan kepulauan Riau dan Selat Melaka) oleh Sultan Saiful Mulammil (1584-1604)

Laksamana Keumalahayati pernah menggagalkan usaha Belanda menapak kakinya di Aceh pada tahun 1559, bahkan pada tanggal 11 September 1599, laksamana  Cornelis de Houtman terbunuh di tangannya dan adiknya Frederick dipenjarakan di Aceh.

Selama di penjara Aceh selama dua tahun, Frederick memanfaatkan waktu dengan belajar bahasa Melayu dan ilmu  astronomis. Tahun 1601 Frederick dibebaskan oleh Laksamana Malahayati melanjutkan perjalanan ke Batavia (sekarang Jakarta).

Pada 1603, setelah kepulangannya ke Belanda, Frederick menerbitkan pengamatan bintangnya pada lampiran kamus bahasa Malayu dan Madagaskar (Spraeck ende woordboeck inde Maleysche ende Madagaskarsche talen).

Laksamana Keumalahayati sangat disegani baik oleh lawan maupun kawan. Ia merupakan aset bangsa dan negara yang terus perlu digelorakan spirit yang dibawanya. Supaya generasi Indonesia dapat mewarisi keberanian dan kecerdikan Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati.

“Maka penetapan nama Jalan Laksamana Keumalahayati yang dulunya Jalan Inspeksi Kalimalang Jakarta, diharapkan dapat menyemangati generasi kini dan kedepan untuk menjadikannya suri tauladan dan cinta tanah air,” lanjut Adli yang juga Stafsus bidang hukum adat Menteri ATR/BPT ini.

Tanpa alasan apapun, Adli mengajak masyarakt memberi apresiasi kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk penabalan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda