Sirkulasi Uang Pilkada Ditaksir Rp 26 Triliun

-

- Advertisment -

Sirkulasi Uang Pilkada Ditaksir Rp 26 Triliun

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pemerintah menaksirkan ada sirkulasi dana hingga Rp 26 triliun pada Pilkada 2020. Sirkulasi dana itu dari calon yang ikutin pilkada maupun dana dari KPU dan Bawaslu. Jumlahnya Rp25 triliun sampai Rp26 triliun

“Rp19 triliun untuk pembiayaan tenaga kerja yang terlibat pada penyelenggaraan pesta demokrasi itu. Banyak sekali naker (tenaga kerja) yang dilibatkan untuk penyelenggaraan Pilkada,”  ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) membengkak menjadi Rp20,64 triliun karena Corona. Sebelumnya, anggaran pilkada hanya dialokasikan sebesar Rp15,23 triliun.

“Tadinya sebelum ada protokol kesehatan Rp15,23 triliun yang didanai APBD. Dengan adanya protokol kesehatan anggarannya jadi Rp20,64 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers online, Jakarta, Selasa (22/9).

Nantinya, penambahan dana penyelenggaraan pesta demokrasi sebesar Rp5,41 triliun tersebut akan ditambal menggunakan APBN. Sebab sebelumnya, anggaran pilkada hanya menggunakan APBD. Sri Mulyani mengatakan, dari total anggaran yang berasal dari APBD sebesar Rp15,23 triliun, telah dicairkan sebesar Rp14,2 triliun atau 93,2 persen dari hingga awal September 2020. Sementara sisanya masih dalam proses.

“Sudah terealisasi posisi sampai awal September tentunya adalah Rp14,2 triliun atau 93,2 persen dan sedang dalam proses pencairan lainnya Rp1,025 triliun itu dari APBD,” pungkasnya dikutip dari liputan6.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda