TNI Resmi Punya Komando Operasi Khusus

-

- Advertisment -

TNI Resmi Punya Komando Operasi Khusus

Ilustrasi TNI. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)

*Diatur di Perpres Nomor 42 Tahun 2019
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pemerintah telah membentuk Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia dari matra darat, laut, dan udara yang bercirikan kemampuan khusus dengan tingkat kecepatan gerak dan keberhasilan tinggi untuk mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia pada 3 Juli 2019.
Perpres ini mengubah susunan Markas Besar TNI menjadi:
1. Unsur Pimpinan: Panglima TNI.
2. Unsur Pembantu Pimpinan: (Staf Umum TNI, Inspektorat Jenderal TNI, Staf Ahli Pimpinan TNI, Staf Kebijakan Strategis dan Perencanaan TNI, Staf Intelijen TNI, Staf Operasi TNI, Staf Personalia TNI, Staf Logistik TNI, Staf Teritorian TNI dan Staf Komunikasi dan Elektronika TNI).
3. Unsur Pelayanan: (Satuan Komunikasi dan Elektronika TNI, Pusat Pengendalian Operasi TNI, Sekretariat Umum TNI dan Detasemen Markas Besar TNI).
4. Badan Pelaksana Pusat: (Sekolah Staf dan Komando TNI, Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI, Akademi TNI, Badan Intelijen Strategis TNI, Pasukan Pengamanan Presiden, Badan Pembinaan Hukum TNI, Pusat Penerangan TNI, Pusat Kesehatan TNI, Polisi Militer TNI, Badan Perbekalan TNI, Pusat Pembinaan Mental TNI, Pusat Keuangan TNI, Pusat Sejarah TNI, Pusat Informasi dan Pengolahan Data TNI, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Pusat Pengkajian Strategi TNI, Pusat Pengembangan Kepemimpinan TNI, Pusat Kerjasama Internasional TNI, Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar TNI, Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Pasukan Pemukul Reaksi Cepat, Satuan Siber TNI dan Komando Operasi Khusus TNI.
5. Komando Utama Operasi TNI: (Komando Pertahanan Udara Nasional, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan, Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus, Komando Daerah Militer, Komando Armada, Komando Lintas Laut Militer dan Komando Operasional TNI Angkatan Udara.
“Komando Utama Operasi sebagaimana dimaksud pada huruf e (poin kelima) angka 3 sampai dengan angka 8 merangkap dan berfungsi sebagai Komando Utama Pembinaan,” bunyi Pasal 12 ayat (2) Perpres ini.
Komando Operasi Khusus TNI
Menurut Perpres ini, Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia disebut Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.
“Koopssus TNI dipimpin oleh Komandan Koopssus TNI disebut Dankoopssus TNI yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI,” bunyi Pasal 46b ayat (2) Perpres ini.
Sementara pada Pasal 46b ayat (3) disebutkan, Dankoopssus TNI yang dijabat oleh perwira tinggi (Pati) bintang 2, dibantu oleh Wakil Komandan Koopssus TNI disebut Wadankoopssus TNI yang dijabat oleh Pati bintang 1.
“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 8 Juli 2019.

Lihat Juga: Daftar Harga Pesawat Tempur TNI
Daftar Mantan Jenderal TNI di Pemerintahan Jokowi
TNI Wacanakan Pembentukan Koramil Gabungan Tiga Matra

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda