Pengamanan Jokowi Diperketat

-

- Advertisment -

Pengamanan Jokowi Diperketat

Ilustrasi pengamanan terhadap Presiden RI Joko Widodo. (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pengamanan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperketat, setelah terungkap target pembunuhan yang direncanakan terhadap empat pejabat negara beberapa waktu lalu.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa, keamanan terhadap orang nomor satu di Indonesia itu tak akan diabaikan. Menurut dia, terdapat ancaman atau tidak ada ancaman pengamanan terhadap presiden tak boleh kendur sedikit pun.
“Hanya, karena ada situasi seperti ini wajar kita semua menjadi atensi bersama,” kata Moeldoko dilansir dari laman CNN Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/5).
“Sebenarnya pun enggak boleh dikurangi, mau damai seperti apa juga. Waktu saya jadi Panglima TNI, hal-hal kecil saja saya pikirkan,” tambahnya.

Lihat Juga: Seperti 2014, Prabowo Tak Siap Kalah
KKB di Aceh Timur Diduga Bagian dari TAM
Misteri Kematian Johansyah, Buronan Bersenjata di Aceh

Setelah kerusuhan 21-22 Mei, Moeldoko memastikan tugas kepresidenan Jokowi tak terganggu. Ia mengatakan kunjungan kerja ke daerah juga masih akan dilakukan Jokowi. Menurut dia, setelah Lebaran nanti kunjungan kerja ke daerah akan banyak dilakukan.
Sebelumnya, Moeldoko juga mengaku menjadi salah satu pihak yang masuk target pembunuhan saat kerusuhan 21-22 Mei. Kondisi tersebut membuat Moeldoko mendapat penambahan pengawalan dari dua personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sempat menyatakan bahwa empat orang tokoh nasional menjadi target pembunuhan yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Gories Mere.
Nama-nama ini diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap enam orang tersangka terkait kerusuhan 22 Mei.
“Mereka menyampaikan nama, betul Pak Wiranto. Kedua adalah Pak Luhut, Menko Maritim. Yang ketiga itu adalah Pak Kabin (BG). Yang keempat adalah Pak Gories Mere,” ujar Tito dalam keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5).

Lihat Juga: Wiranto Sebut Ada Skenario Kerusuhan 22 Mei
Daftar Mantan Jenderal TNI di Pemerintahan Jokowi
Eks Danjen Kopassus Ditangkap karena Senjata Gelap dari Aceh

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda