Home / ACEH / Illiza Dukung Pembangunan ‘Pasar Janda’ di Aceh

Illiza Dukung Pembangunan ‘Pasar Janda’ di Aceh

Momen kedekatan Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dengan warga Banda Aceh. Foto direkam beberapa waktu lalu. (Dok. Pribadi)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Usulan pembangunan ‘Pasar Janda’ di Aceh mendapat perhatian khusus dari sejumlah kalangan, tak terkecuali dari kaum perempuan. Salah satu dukungan datang dari Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal.

Mantan Wali Kota Banda Aceh itu mengaku sangat setuju jika Pemerintah Aceh memberikan perhatian khusus serta pemberdayaan ekonomi bagi kaum perempuan yang telah menyandang status janda.

Perempuan yang telah menjanda yang ada di Aceh diakui wanita kelahiran Banda Aceh, 31 Desember 1973 itu sangat banyak jumlahnya, sehingga sudah sepatutnya perlu diberikan perhatian khusus.

Ide pembangunan ‘Pasar Janda’ tersebut awalnya dicetuskan oleh Wakil Ketua II DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, yang mengaku terinspirasi dari pasar Al-Otaibiya di Mekkah, Arab Saudi.

Baca Juga: Pemerintah Aceh Diusulkan Bangun ‘Pasar Janda’

‘Pasar Janda’ dirasa sangat cocok dibangun untuk peningkatan taraf perekonomian kaum perempuan di Aceh, terutama bagi mereka yang sudah tidak bersuami serta harus menafkahi anak-anaknya.

“Saya sangat sepakat bila pemerintah memberikan perhatian khusus bagi para janda yang selama ini menjadi tulang punggung bagi keluarganya,” kata Illiza kepada Klikkabar.com, Rabu (7/8/2019).

Disebutkannya, ide dan gagasan dari Teuku Irwan Djohan, yang notabene merupakan rival Illiza di Pilkada Banda Aceh pada 2012 silam, sangat diapresiasi mengingat gagasan bagi kemaslahatan kaum hawa tersebut datang dari seorang laki-laki.

Baca Juga: Menanti (Lagi) Korban Sumur Minyak Ilegal

Illiza yang berhasil lolos ke DPR RI pada Pemelihan Legislatif (Pileg) 2019 juga berharap, gagasan serta usulan pembangunan ‘Pasar Janda’ bisa diimplementasikan oleh Pemerintah Aceh dengan membangun pasar yang nyaman dan ramah bagi kaum perempuan, khususnya janda.

“Pembangunan yang dilakukan tentu tidak hanya sebatas fisiknya saja, hendaknya juga dibuat pelatihan keterampilan dan mereka diajarkan cara pemasaran secara online, kan sekarang sudah zamannya online, berjualan tidak mesti hanya di pasar saja,” harapnya.

Selain itu, Illiza juga berpesan bahwa agama Islam menganjurkan untuk memuliakan para janda, disamping para anak yatim serta fakir miskin seperti hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang berbunyi:

Orang yang bekerja agar bisa memberi sebagian nafkah kepada janda dan orang miskin, sebagaimana orang yang berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang tahajud di malam hari, puasa di siang hari.

“Semoga terus bertambah para politisi yang peduli dan terus menyuarakan kemaslahatan perempuan,” pungkas Illiza. []

Lihat Juga: Salah Kaprah Tari Saman

6 Peraturan di Aceh yang Bikin Heboh

Suaka Margastwa Rawa Singkil, ‘The Little Amazon in Aceh’