Pembangun Penyimpanan air raksasa (reservoir) di kawasan Taman Sari tepatnya di belakang Gedung DPRK Banda Aceh. (Dok Pribadi)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini sedang fokus membangun reservoir atau tempat penampungan air raksasa guna menjawab persoalan kekurangan air yang kini dan sebelumnya menjadi persoalan utama di Banda Aceh, bukan hanya dimasa kepemimpinan saat ini, akan tetapi kepemimpinan sebelumnya juga menjadi masalah besar terkait persoalan air bersih juga tak kunjung bersolusi.
Aminullah Usman, SE,Ak selaku Wali Kota Banda Aceh saat ini mengaku akan teratasi masalah air bersih jika pembangunan penampung air (reservoir) itu selesai dan bisa digunakan.
“Kita tidak mengumbar janji terkait solusi air bersih. Saat ini kita sedang membangun penyimpanan air raksasa (reservoir) di kawasan Taman Sari, tepatnya di belakang Gedung DPRK Banda Aceh. Pekerjaannya sudah dimulai pertengahan Juni 2019,” ujar Aminullah saat dihubungi media ini, Senin 5 Agustus 2019.
Tempat penyimpanan air raksasa ini mampu menampung hingga 3000 kubik air. Reservoir representatif ini dilengkapi dengan tiga booster (pemberi tekanan air).
“InsyaAllah akan mampu mengaliri air hingga ke ujung pelayanan, ke seluruh Kecamatan Meuraxa. Reservoir ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air wilayah kecamatan Meuraxa, Kutaraja, Jaya Baru, dan sebagian Kecamatan Baiturrahman,” ungkap Aminullah.
Pembangunan reservoir ini diperkirakan akan selesai pada akhir tahun, sekitar bulan November. Selain pembangunan reservoir, dilakukan juga pemasangan pipa transmisi 300 di Pango untuk memperlancar distribusi air ke wilayah lainnya.
“Ketika pembangunan reservoir ini selesai, warga di Kecamatan Meuraxa akan segera menikmati air bersih. Saya minta masyarakat sedikit bersabar, sesuai janji kami akan kita upayakan tuntas di akhir 2019 atau minimal awal 2020,” harap Aminullah.
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan