Home / BERITA TERBARU / Tokoh OPM akan Diberi Penghargaan Dewan Kota Oxford

Tokoh OPM akan Diberi Penghargaan Dewan Kota Oxford

Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. (Photo: RNZI/Koroi Hawkins)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, akan bergabung bersama tokoh-tokoh seperti Colin Dexter, Nelson Mandela, Sir Roger Bannister dan Lord Nuffield karena akan menerima penghargaan Freedom of Oxford dari Dewan Kota setempat.

Anggota Dewan Kota Oxford, Inggris, sebagaimana dilansir laman Teras.id, setuju untuk memberikan penghargaan kepada Benny Wenda pada Oktober lalu setelah diusulkan oleh Walikota Oxford yang juga anggota Partai Hijau saat ini, Craig Simmons.

Simmons mendapatkan dukungan lintas partai dan dia mengatakan Benny Wenda telah memberikan dampak positif secara global melalui kampanyenya untuk membebaskan West Papua dari Indonesia.

Baca Juga: Tuntut Merdeka, Separatis Papua Serahkan Petisi ke PBB

Simmons mengatakan ia mengusulkan Benny Wenda mendapatkan penghargaan tersebut dengan alasan kriteria untuk Freedom Oxford adalah calon penerima telah menjadi orang yang signifikan memberikan dampak tertentu.

“Kami telah memberikannya kepada Nelson Mandela dan orang-orang yang berbasis di Oxford, seperti Colin Dexter, yang memiliki dampak global. Benny cocok dengan itu dan keluarganya tumbuh di sini (Oxford),” Simmons mengungkapkan alasannya kepada Jubi melalui surat elektronik, Senin (8/7/2019).

Wenda akan bergabung dengan orang-orang terkenal lainnya seperti mantan Perdana Menteri dan pemimpin Partai Buruh Clement Attlee, Field Marshall Sir Douglas Haig, panglima tertinggi Angkatan Darat Inggris selama Perang Dunia Pertama dan beberapa tokoh global lainnya seperti Aung San Suu Kyi.

Baca Juga: Akar Masalah Kekerasan Bersenjata di Papua adalah Soal Kesejahteraan

Namun, penghargaan yang didapatkan oleh Suu Kyi dibatalkan oleh Dewan Kota setelah Suu Kyi yang mendapat kecaman keras karena tidak bertindak dalam menghadapi kekejaman terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Myanmar, Rakhine.

Selain diberikan kepada orang-orang yang, menurut pendapat dewan telah memberikan dampak positif tertentu pada komunitas global, “Freedom of Oxford” juga diberikan kepada mereka yang memberikan layanan luar biasa untuk kota Oxford.

Penghargaan ini diberikan setelah saran dari anggota dewan dan persetujuan oleh semua partai. Harus ada pemungutan suara yang menghasilkan persetujuan setidaknya 2/3 dari mereka yang menghadiri pemungutan suara.

Lihat Juga: Baku Tembak di Papua, 1 Polisi Gugur

Baku Tembak, 3 Anggota TNI Gugur di Papua

Putra Aceh Meninggal saat Baku Tembak di Papua