KlikKabar.com

Mudik Nyaman bagi Penderita Asam Urat

Ilustrasi.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Gejala nyeri sendi akibat asam urat bisa muncul tanpa aba-aba. Dengan rasa nyeri yang amat berat, asam urat yang kambuh bisa merusak momen kapan pun dan di mana pun, termasuk saat mudik.

Nah, agar asam urat tidak makin nyeri saat mudik, ada beberapa hal yang harus disiakan sebagaimana dikutip dari Klikdokter, Minggu (2/6/2019).

1. Beratnya nyeri sendi akibat asam urat

Kadar asam urat darah yang tinggi dapat menumpuk sebagai kristal di sendi-sendi tubuh, terutama sendi jari kaki atau tangan. Kristal-kristal asam urat inilah yang menyebabkan peradangan sendi hingga muncul rasa nyeri.

Kadar asam urat dapat melonjak ketika mengonsumsi makanan yang tinggi purin. Antisipasilah hal ini dengan berhati-hati memilih kudapan yang Anda santap selama mudik Lebaran. Hidangan Lebaran yang mengandung purin cukup tinggi, misalnya gulai daging, gulai jengkol, opor ayam, dan sajian berbahan dasar jeroan.

Camilan khas Lebaran seperti kacang-kacangan juga mengandung purin cukup banyak. Bila memang kadar asam urat Anda begitu tinggi, ada baiknya untuk membatasi jenis-jenis makanan tersebut. Pilihlah jenis makanan dan camilan lain yang lebih aman untuk Anda, buah-buahan misalnya.

2. Minum obat penurun kadar asam urat dengan rutin

Konsumsilah obat penurun kadar asam urat secara rutin. Bila benar terdiagnosis mengalami hiperurisemia, perolehlah obat dari dokter Anda. Konsumsilah obat tersebut secara rutin hingga mencapai target yang diinginkan, termasuk selama libur mudik Lebaran.

Ketika kadar asam urat darah turun hingga level normal, secara perlahan-lahan tumpukan kristal di sendi juga akan berkurang. Kemudian, kekambuhan rasa nyeri akan berangsur-angsur berkurang.

3. Obat antiradang jangan tertinggal!

Selalu siap sedia obat penghilang rasa nyeri (obat antiradang). Hal ini untuk mengantisipasi rasa nyeri akibat peradangan sendi yang sering muncul secara mendadak. Tergantung seberapa sering kekambuhannya, membawa obat dalam jumlah yang cukup lebih disarankan.

4. Libatkan keluarga untuk mengingatkan

Libatkan anggota keluarga lain untuk membantu mengingatkan mengenai komitmen Anda membatasi asupan tinggi asam urat. Informasikan pada keluarga mengenai jenis-jenis makanan yang harus Anda waspadai.

Penderita asam urat tidak perlu terlalu khawatir untuk melakukan perjalanan mudik libur Lebaran. Kondisi kekambuhan penyakit tersebut dapat dikontrol dengan pola makan yang sehat. Namun demikian jalankan komitmen, konsistensi, dan kesungguhan Anda dalam menjalankan tips-tips di atas agar asam urat tidak kambuh di perjalanan.