Home / BERITA TERBARU / Terapi Pendemo Anarkis

Terapi Pendemo Anarkis

Demonstran terlibat kericuhan saat menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Selama dua hari, jakarta dilanda kerusuhan oleh pendemo anarkis.  Untuk menghadapi pelaku tersebut, diperlukan pemeriksaan menyeluruh. Berikut ini terapi untuk meredakan tindak kekerasan disalin dari KlikDokter, Kamis (23/5/2019).

  1. Pendekatan keluarga

Keluarga merupakan pilar utama perkembangan mental seorang anak, sebagai lingkup terkecil yang dapat membentuk karakter seorang anak dan memengaruhi tindakannya kelak. Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan adanya pengaruh genetik terhadap tindakan agresif.

Keluarga memegang peran penting dalam upaya meredakan tindak kekerasan seseorang. Keluarga adalah pihak yang dipercaya dan dapat menurunkan ketegangan yang sedang dialami oleh orang yang tengah terlalap emosi.

  1. Terapi dengan psikiater

Tidak semua tindakan kekerasan memerlukan penanganan dari seorang psikiater, kecuali jika tindakan kekerasan berlangsung secara terus-menerus, dan cenderung impulsif. Selain itu, tindakan anarkis juga bisa dilakukan karena adanya gangguan kejiwaan seperti gangguan psikotik, gangguan afektif, dan stres pasca-trauma.

Jika tindakan anarkis tersebut bersifat impulsif dan memerlukan terapi khusus, latihan mengontrol emosi dan relaksasi dapat digunakan untuk mengatasi luapan emosi yang berubah-ubah. Selain itu, Cognitive Behaviour Therapy (CBT) atau terapi kognitif dan perilaku juga dapat menjadi solusinya.

  1. Terapi medis bagi pengguna obat terlarang

Salah satu kemungkinan penyebab anarkis adalah penggunaan obat terlarang. Untuk mengatasi kondisi tersebut, berbagai terapi dapat dilakukan. Langkah pertama untuk penanganan kecanduan obat adalah detoksifikasi.

Langkah ini bertujuan agar pasien dapat berhenti mengonsumsi obat secara cepat dan aman. Selain itu, terapi perilaku juga dapat dilakukan untuk membantu pasien terlepas dari kecanduan obat.

  1. Terapi dengan pendekatan lingkungan

Selain genetik, ternyata lingkungan juga berperan dalam membentuk karakter seorang. Dalam hal ini adalah bagaimana cara orang tersebut menanggapi sebuah kondisi. Jadi, pastikan Anda memilih lingkungan yang tepat, baik untuk bekerja maupun untuk tempat tinggal.

Bila di lingkungan Anda terjadi tindakan anarkis, jangan ragu untuk mencari pertolongan untuk mengatasi kekacauan yang ada. Harapannya, berbagai jenis terapi di atas bisa jadi solusi untuk meredakan emosi pelaku tindakan anarkis yang mengganggu ketertiban masyarakat.