Home / BERITA TERBARU / Dana Desa Bikin Desa Kutuh Raup Rp50 Miliar Per Tahun

Dana Desa Bikin Desa Kutuh Raup Rp50 Miliar Per Tahun

Presiden Jokowi dan rombongan melihat aksi paralayang di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Bali, Jum’at (17/5/2019). (Foto: BPMI Setpres RI)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Sejak 2015, Pemerintah Indonesia telah mengucurkan Dana Desa sebanyak Rp257 Triliun. Rinciannya, pada 2015 sebesar Rp20,76 T, Rp46,98 T pada 2016, tahun 2018 meningkat menjadi Rp60 T dan meningkat lagi menjadi Rp70 T pada 2019.

Saat ini, desa diberi mandat dan kewenangan lebih luas dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan pembangunan dengan menggunakan Dana Desa serta diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan kewenangan di bidang otonomi pelayanan, pembangunan kemasyarakatan dan pemerintahan.

Salah satu desa yang berhasil memanfaatkan Dana Desa dengan baik untuk kesejahteraan masyarakatnya adalah Desa Kutuh yang ada di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Lihat Juga: Apakah Anda Berhak Terima THR? Ini Ketentuannya

Desa tersebut diketahui mampu keluar dari jerat kemiskinan, setelah berhasil memanfaatkan dan mengelola dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Ini yang merupakan salah satu desa yang berhasil betul memanfaatkan dana desa untuk kesejahteraan masyarakatnya. Jadi di Desa Kutuh ini konsentrasinya di sport tourism, misalnya menyewakan lapangan bola untuk latihan dan kompetisi (bertaraf) internasional,”  kata Presiden Jokowi saat berkunjung ke lokasi, Jum’at (17/5/2019).

Masyarakat setempat awalnya menekuni profesi nelayan dan petani dengan hasil yang minim. Desa tersebut diketahui dulunya juga merupakan sebuah kawasan yang tandus karena lingkungan geografis Desa Kutuh terletak di pinggir pantai dan dikelilingi perbukitan.

Lihat Juga: Gagal Jadi Dewan, Caleg ini Ucap Terima Kasih di Billboard

“Disini ada (kompetisi) paralayang yang bisa menghasilkan Rp800 juta setiap tahun. Untuk desa sendiri memiliki revenue per tahun Rp50 miliar. Coba bayangkan ini, bagaimana dana desa bisa men-trigger ekonomi yang ada di desa sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Secara perlahan, kini Desa Kutuh berhasil mengelola potensi pariwisata setempat dengan menjadikan Pantai Pandawa sebagai ikon pariwisata.

Hingga saat ini, Desa Kutuh telah menerima dana desa dengan jumlah kurang lebih Rp3,5 miliar. Dana desa dimanfaatkan untuk membenahi fasilitas dan kebutuhan dasar, membangun sarana dan prasarana penunjang desa wisata serta sarana olahraga bertaraf internasional.

“Ini bisa dicontoh oleh daerah (desa) lain, model keberhasilan sebuah manajemen pengelolaan Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: 6 Peraturan di Aceh yang Bikin Heboh

Rocky Kembali Ingatkan Keuchik Soal Dana Desa

Dana Desa di Aceh Mengendap Rp 1,7 Triliun