Ilustrasi telur.
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Apakah pagi ini Anda sudah menyantap sebutir telur rebus? Telur memiliki vitamin D, E, K, B6, kalsium, dan zink. Relatif rendah kalori, telur mengandung tinggi protein (6 gram) dan 5 gram lemak sehat. Kandungan nutrisi dalam telur tersebut sering kali diperkaya dengan omega-3 pada jenis telur khusus yang dilabeli omega-3.
Berdasarkan penelitian, sebanyak 70% orang subjek penelitian tidak mengalami peningkatan kolesterol setelah mengonsumsi telur. Memang 30% dari subjek penelitian tersebut didapati mengalami sedikit peningkatan kolesterol, dimana mereka disebut sebagai kelompok yang lebih “sensitif” terhadap peningkatan kadar kolesterol darah akibat makanan.
Namun, bukan berarti mereka tidak dapat mengonsumsi telur sama sekali. Karena sebenarnya, kolesterol “jahat” (LDL) yang sedikit meningkat pada orang yang mengonsumsi telur adalah LDL yang berukuran besar. Sementara itu, LDL yang diketahui dapat menyebabkan penyakit jantung adalah LDL yang berukuran kecil dan padat.
Ada sebagian kecil orang yang tidak dapat mengonsumsi telur – atau harus membatasi konsumsi telur – karena memiliki kelainan genetik (misal, penyakit kolesterol tinggi yang diturunkan di keluarga). Jadi untuk sebagian besar masyarakat, telur tidak bermasalah bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi sekalipun, asal dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Studi membuktikan bahwa mengonsumsi lima butir telur omega-3 per minggu dapat membantu menurunkan kadar trigliserida sebesar 16-18%.
Selama ini telur dianggap jahat karena mengandung kolesterol dan dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini juga dibuktikan oleh gabungan 17 penelitian dengan total responden sebanyak lebih dari 260 ribu orang. Para peneliti menyatakan tidak menemukan hubungan antara konsumsi telur dengan penyakit jantung.
Penelitian serupa di Cina yang melibatkan lebih dari 400 ribu orang juga menemukan hal yang sama. Bahkan, orang yang sering mengonsumsi telur memiliki risiko penyakit jantung 18% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak mengonsumsi telur. (KlikDokter)
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan