KlikKabar.com

Presiden Jokowi Beri Perhatian Khusus untuk Unsyiah

Ilustrasi, Presiden Jokowi usai bertemu para keuchik dan pendamping desa di AAC Dayan Dawood Unsyiah, Banda Aceh, Jumat (14/12/2018). (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Kepala Pertanahan Nasional (BPN) RI, Dr. Sofyan A Djalil, SH, MA, MALD., menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) ke Lahan Pembangunan Kampus II Unsyiah.

Surat keputusan itu diterima oleh Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (5/4/2019) yang disaksikan ratusan mahasiswa dan civitas academika Unsyiah.

Dalam kesempatan itu, Sofyan Djalil mengatakan proses percepatan pengembangan kampus Unsyiah ini tidak terlepas dari perhatian khusus Presiden Jokowi.

Ia menceritakan dua bulan yang lalu pulang dari Aceh, ia melaporkan beberapa masalah kepada Presiden, termasuk di antaranya proposal perluasan kampus Unsyiah.

“Presiden langsung menindaklanjuti, bahkan Presiden ingin menyerahkan langsung sertifikat ini, tetapi karena jadwal yang sibuk, saya yang mewakili,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan lahan yang diserahkan untuk pembangunan kampus II Unsyiah seluas 2.183 hektar. Jika lahan ini digarap dengan baik, Unsyiah nantinya akan tercatat sebagai kampus terbesar di Indonesia dari segi luas tanahnya.

Sofyan berharap perluasan kampus ini juga didukung dengan pengembangan pendidikan yang baik. Sebab menurutnya untuk masuk dalam ranking universitas kelas dunia, Unsyiah harus bekerja ekstra.

Selain meningkatkan kualitas dengan publikasi jurnal dan penelitian, Unsyiah juga harus mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Suasana ini diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang mampu mendalami bidang keilmuan yang dimilikinya. Selain itu, juga membuka ruang lebar bagi mereka yang memiliki passion. []