Home / ACEH / PPP tak Ajarkan Kader untuk Korupsi

PPP tak Ajarkan Kader untuk Korupsi

Ketum PPP Romahurmuziy saat ditahan KPK. (Agung Pambudhy/Detik.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Penangakapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy oleh KPK (15/3/2019) menimbul banyak pro dan kontra yang terjadi di kalangan masyarakat dan para elit politik Indonesia.

Banyak persepsi yang berkembang dalam masyarakat dan elit-elit politik tanah air, salah satunya terkait lambang ka’bah yang digunakan partai tersebut, sebagian kalangan menganggap karena kasus Romi maka ka’bah sebagai lambang PPP harus diganti karena tidak sesuai dengan azaz Islam yang usung oleh partai PPP.

Baca Juga: Caleg dari Aceh Ini Desak Lambang Ka’bah di PPP Diganti 

Menanggapi permasalahan tersebut, Sekretaris Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ka’bah (PW- GPK) Provinsi Aceh, Syarif Hidayatullah mengatakan secara organisasi partai PPP tidak pernah mengajarkan kader untuk melakukan tindakan korupsi dan bahkan sangat melarang perbuatan tersebut.

Syarif juga mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini secara jernih dan tidak mengklaim kasus yang menjerat Romi merupakan perilaku partai secara keseluruhan.

“Terkait kasus yang menjerat Romi, itu lebih kepada persoalan individu secara moralitas, jadi jangan diklaim sebagai perilaku partai secara keseluruhan,” kata Syarif Hidayatullah, dalam siaran pers kepada Klikkabar.com, Minggu (24/3/2019).

Sekretaris organisasi sayap partai PPP itu juga menambahkan mengenai logo yang digunakan partai saat ini, itu merupakan hak dan hanya dapat diubah melalui muktamar partai.

Syarif juga berharap seluruh kader dan khususnya caleg yang diusung oleh partai PPP pada pemilu serentak 2019 ini untuk tetap terus optimis dan kerja ikhlas dalam memenangkan aspirasi-aspirasi umat.

“Jadikan musibah yang menimpa partai PPP pada saat ini untuk memperbaiki kualitas diri dan menamakan sifat amanah dalam diri jika nanti 17 April 2019 terpilih sebagai wakil rakyat,” tutupnya. []