Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Istimewa)
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto membeberkan sejumlah kabar bohong atau hoax untuk menyudutkan calon presiden Joko Widodo. Hal itu disampaikan Wiranto di depan ribuan ibu-ibu ikatan Arus Baru Muslimah yang hari ini mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi.
Wiranto menyebutkan, fitnah pertama adalah isu yang menyebut Jokowi antek PKI. Wiranto secara tegas menyebut isu itu tidak benar. PKI sudah dibubarkan saat Jokowi masih anak-anak.
“Masa masuk PKI umurnya lima tahun. PKI mana? Lima tahun masa masuk PKI? Enggak ada anggota politik usia lima tahun, itu enggak ada. Itu hoaks. Jangan percaya,” kata Wiranto di Istora Senayan seperti dilansir dari Media Indonesia di Jakarta, Minggu (24/2/2019).
Fitnah kedua, kata Wiranto, isu yang menyebut Jokowi tidak membela Islam. Fitnah itu ditampik Wiranto dengan menceritakan Jokowi yang sangat Islami dengan mengerjakan salat tepat waktu.
“Setiap saya kunjungan ke daerah, setiap beliau memimpin rapat, Allahu Akbar (azan), rapat skors tunggu dulu, setop. Kemana Pak? Salat. Gitu kok dibilang enggak islami. Berarti itu hoaks lagi,” jelasnya.
Ketiga, Jokowi dibilang pro Tiongkok dan di masa pemerintahannya banyak menyelundupkan tentara Tiongkok. Menurutnya, fitnah ini sangat keji dan tidak tepat. Sebab, sebagai Menkopolhukam Wiranto sangat mengetahui tentara atau pengamanan asing yang masuk ke Indonesia.
“Katanya banyak tentara China diselundupkan ke Indonesia. Saya tanggung jawab, Menkopolhukam tegaskan tidak mungkin tentara asing masuk ke Indonesia,” tegas dia.
Wiranto mencontohkan, saat presiden Amerika Serikat ke Indonesia dan meminta pengamanan ketat.
“Amerika Serikat minta izin membawa 250 kawal presiden, boleh. Tapi enggak boleh keluar bandara. Tapi ini kok ada isu ribuan tentara China masuk ke Indonesia. Masyaallah, itu tidak benar. Itu namanyaa hoaks. Jangan dipercaya,” pungkas dia.
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan