Home / ACEH / Dilempari Batu, Orangutan Kejar dan Gigit Wajah Warga

Dilempari Batu, Orangutan Kejar dan Gigit Wajah Warga

Ilustrasi Orangutan Sumatera yang dievakuasi di Aceh Timur, Rabu (23/1/2019). (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Jasmani (23), warga Desa Lelis, Kec. Serbajadi, Kab. Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan terluka parah usai digigit oleh Orangutan Sumatera (Pongo Abeli), Minggu (24/02/3019).

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kapolsek Serbajadi AKP Ahmad Yani dalam keterangannya kepada Klikkabar.com mengatakan, korban digigit oleh Orangutan di kebun durian miliknya yang berada di pinggiran desa setempat.

Peristiwa itu dikatakannya bermula saat korban mendatangi kebun untuk memantau sekaligus menjaga durian-durian yang belum matang atau masih muda.

“Korban melihat ada Orangutan yang sedang memakan dan menjatuhkan buah durian yang masih muda ke bawah. Karena takut durian tersebut habis dimakan dan ingin menghalaunya, korban kemudian melemparinya dengan batu,” kata AKP Ahmad Yani.

Foto: Istimewa.

Baca Juga: Bayi Orangutan Dievakuasi di Aceh Timur

Konflik Orang Utan dan Manusia di Aceh Akibat Deforestasi

Kisah Marconi, Orangutan yang Melahirkan Perdana di Cagar Alam Jantho

Diduga karena marah, Orangutan tersebut lantas turun dan mengejar korban hingga akhirnya satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang itu sempat menggigit hidung dan mulut korban sebelum lari dan menghilang ke arah hutan.

“Korban lau berteriak meminta pertolongan warga. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Dr Zubir Mahmud guna menjalani perawatan medis,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo secara terpisah mengatakan, pihaknya akan segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan upaya penanganan setelah menerima laporan tersebut.

“Senin (25/2) besok, tim BKSDA bersama mitra HOCRU-OIC akan ke lokasi untuk meninjau. Kalau tidak memungkinkan untuk dihalau, maka translokasi akan dilakukan jika memang itu diperlukan,” kata Sapto.

Baca Juga: Aktivis Lingkungan Aceh Raih Guardians Conservation 2018

Menguak Kerusakan Suaka Margasatwa Rawa Singkil

YOSL-OIC dan Para Pejuang Restorasi di Gayo Lues