Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky saat bersama Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar, Rabu (24/10/2018). (Foto: Humas Setdakab Aceh Timur)
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Wacana segelintir tokoh Aceh yang menyatakan Lembaga Wali Nanggroe (LWN) tidak dibutuhkan lagi, menuai protes dari Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, SH.
Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang akrab disapa Rocky itu menyatakan siap mempertahankan LWN hingga titik darah penghabisan.
“Siapapun yang tidak menyukai Lembaga Wali Nanggroe (LWN) itu sama artinya tidak menyukai perdamaian Aceh, karena lembaga ini lahir berkat perjuangan masyarakat Aceh dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berakhir dengan penandatanganan MoU antara pemerintah RI – GAM di Helsinki,” kata Rocky di Madat, Aceh Timur, Rabu (14/11/2018).
Baca: Malik Mahmud Dinilai Gagal Jadi Wali Nanggroe Aceh
Rocky menambahkan, kehadiran Wali Nanggroe pasca perdamaian yang dibentuk dengan Qanun Aceh yang disetujui oleh DPRA. Jika lembaga tersebut dibubarkan maka sama artinya telah menghilangkan salah satu Qanun Aceh dan akan menimbulkan reaksi masyarakat Aceh.
“Lembaga Wali Nanggroe ini milik rakyat Aceh, bukan milik GAM. Seharusnya kita bangga dengan kekhususan yang kita miliki, bahkan daerah lain berkeinginan untuk memiliki lembaga tersebut,” jelasnya.
Dia juga menganggap aneh tokoh Aceh yang disegani oleh para mantan GAM dan masyarakat di Jakarta tiba-tiba mewacanakan penghapusan lembaga WN, karena kekhususan Aceh terlihat dari adanya lembaga tersebut.
Selama ini, Pemerintah Pusat juga sangat menghargai Lembaga Wali Nanggroe, bahkan tidak pernah mewacanakan untuk membubabarkan lembaga tersebut.
“Tapi tiba-tiba kenapa tokoh Aceh menggulirkan isu ini. Sekali lagi saya tegaskan, jika wacana ini benar-benar dilakukan, maka saya sebagai mantan GAM akan berada di garis depan untuk mempertahankan Lembaga Wali Nanggroe,” tandas Rocky.
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan