Home / ACEH / Pengusaha Sebut Syarat Aceh Hebat

Pengusaha Sebut Syarat Aceh Hebat

Amir Faisal Nek Muhammad, Pendiri The Atjeh Connection

KLIKKABAR.COM, JAKARTA- Mengakui dan diakui sebagai orang Aceh mungkin tak cukup, tentu menjadi keharusan pula untuk mengabdi ditanah kelahiran, ibarat seorang hamba yang punya kewajiban menyembah sang pencipta, Allah sang Rahman dan Rahim.

Begitulah, ungkapan hati seorang putra berdarah Aceh, kelahiran Sigli tepatnya di Kabupaten Pidie, ia adalah Amir Faisal anak dari dr. Nek Muhammad, sehingga santer terdengar seantero terutama di Aceh dengan panggilan Amir Faisal Nek Muhammad.

Meski kini bermukim di ibu kota negara, namun, saban hari nama Aceh masih melekat dibenak hatinya, segala upaya tak pernah terlewati untuk masa depan Aceh lebih baik.

Gebrakan demi gebrakan dilakukannya untuk Aceh, bahkan kini, ia telah mendirikan sebuah lembaga yang fokus dibidang sosial/kesehatan, ekonomi dan Pendidikan bernama “The Atjeh Connection”.

“Saya merasa bersyukur dan bangga menjadi orang Aceh. Sudah menjadi keharusan bagi saya mewakafkan diri untuk daerah kelahiran saya,” begitu ungkapannya di media sosial yang dikutip Klikkabar.com, Sabtu 4 Agustus 2018.

Diumur yang masih tergolong relatif muda, ia mencoba memulai menampakkan kecintaannya terhadap tanah rencong, bumi Iskandar Muda, meski dikatakan kecil, tetapi ia telah berani mewaqahkan dirinya untuk Aceh sebagai putra asli Aceh.

“Pengabdian saya kepada Aceh telah mulai saya realisasikan bersama The Atjeh Connection serta membentuk yayasan yang diberinama Atjeh Connection Foundation, dimana dalam umur yang masih relatif muda sudah dapat saya berikan sumbangsih bagi masyarakat Aceh pada umumnya dalam 3 peran yakni kesehatan/sosial,ekonomi, pendidikan dan saya yakin kedepannya akan jauh lebih bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas,” katanya seraya berharap doa dan dukungan dari semua pihak.

Rendah hati, adalah sejatinya fitrah manusia, hal ini pula tak luput dari pria yang dikenal punya rasa sosial yang mumpuni, sebagai makhluk ciptaan sang pemegang kekuasaan tertinggi Allah A’za Wajalla.

“Mungkin apa yang saya lakukan melalui The Atjeh Connection Foundation masih belum bisa sepenuhnya mengubah kondisi kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, tapi setidaknya hal tersebut merupakan bentuk kebanggaan dan kepedulian saya terhadap Aceh yang sangat saya Cintai, Semoga ini bisa menginspirasi banyak pihak,” ungkapnya.

Baginya, membangun Aceh tak cukup seorang diri, tentu pasti butuh sentuhan-setuhan kasih sayang semua kalangan, terutama generasi muda di Aceh, menurutnya, Aceh pernah berjaya lantaran menjaga agama dan budaya.

“Generasi Aceh jangan pernah lupa dengan sejarah ini, karena sejarah adalah kekuatan sebuah bangsa, generasi Aceh wajib menatap masa depan, ditangan anak muda,masa depan Aceh dititipkan oleh pendahulu kita,”.

Khususnya bagi Putra-Putri daerah agar senantiasa bekerja keras membangun Aceh menjadi tanah Kelahiran Kebanggaan bagi semua kalangan.

“Aceh akan hebat ketika diisi oleh orang yang punya pemikiran maju, menuju Aceh yang jaya, tentu yang Baldatun Thaibatun Warrabbul Ghafur,” tutup Amir, pengusaha di ibu kota Negara.