Home / ACEH / PNA, Parlok Pertama Ajukan Bacaleg di Banda Aceh

PNA, Parlok Pertama Ajukan Bacaleg di Banda Aceh

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kota Banda Aceh mengajukan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh pada Selasa, 17 Juli 2018.

Proses pengajuan ini dilakukan oleh Ketua DPW PNA Banda Aceh H. M. Zaini Yusuf, ST didampingi oleh Sekretaris DPW PNA Banda Aceh Safrudin turut juga dihadiri oleh Pengurus DPW lainnya.

“Kami mendaftarkan 35 orang bakal caleg untuk mengikuti pemilu legislatif 2019 atau 120 persen dari kuota caleg untuk DPRK Banda Aceh dengan kuota perempuan sebanyak 30 persen,”

Bacaleg PNA Banda Aceh tidak hanya dari kalangan pengurus maupun kader partai, akan tetapi juga tokoh-tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda yang siap mengabdi untuk kota Banda Aceh.

“Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga buat KPU RI, Melalui Surat Nomor 647/PL.01.4-SD/06/KPU/VII/2018. KPU menjelaskan, bahwa kuota caleg DPRA dan DPRK di Aceh yang disusun dan diajukan oleh partai politik lokal di Aceh, paling banyak 120 persen,” sambungnya.

Hal itu mengacu pada Pasal 80 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Selain itu juga berdasarkan Pasal 15, 16, dan 17 Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 tentang partai politik lokal peserta pemilihan umum DPRA dan DPRK kabupaten/kota, diatur daftar bakal calon anggota DPRA dan DPRK wilayah Aceh yang disusun dan ditetapkan oleh partai politik lokal Aceh peserta pemilu dapat memuat paling banyak 120 persen. “ini merupakan kekhusussan aceh yang wajib kita kawal secara bersama-sama.”

Sementara itu untuk target 2019, PNA Banda Aceh kata Zaini Yusuf, pihaknya menargetkan 7 kursi DPRK Banda Aceh. “Kami optimis dengan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat bersama PNA,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwadi menyebutkan bahwasanya PNA Banda Aceh menjadi partai politik local pertama yang mengajukan bakal calegnya ke KIP Kota Banda Aceh.