Iran Tembak Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir, Israel Ketar-ketir

-

- Advertisment -

Iran Tembak Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir, Israel Ketar-ketir

Ilustrasi uji coba rudal balistik Iran. | Foto: Sindonews

KLIKKABAR.COM, IRAN – Israel merasa khawatir dengan kenekatan Iran yang telah menguji tembak rudal balistik. Iran juga dilaporkan sudah menguji tembak rudal jelajah yang bisa membawa hulu ledak nuklir.
Kekhawatiran Israel diungkapkan Duta Besar Israel untuk Rusia Harry Koren dalam pertemuan dengan Ketua Komite Urusan Internasional Dewan Federasi Rusia, Konstantin Kosachyov, Kamis 2 Februari 2017.
“Sayangnya, ada banyak tantangan di Timur Tengah,” kata Koren. Menurutnya, Iran telah memainkan peran berbahaya di Timur Tengah.
Israel ingin membahas kenekatan Iran ini dengan para pejabat tinggi Rusia. ”Hal ini diharapkan bahwa rekan-rekan Anda di Teheran kembali (menggunakan) akal sehat,” kata Koren.
“Tes terbaru dari rudal balistik jarak menengah rupanya menciptakan kekhawatiran, setidaknya bukan hanya untuk Israel saja,” lanjut Koren, seperti dikutip dari Itar-Tass, Jumat 3 Februari 2017.
Menurutnya, Israel merasa waswas dengan kenekatan Iran sebab Teheran selama ini blakblakan ingin melenyapkan negara Israel. Sikap Iran itu bahkan dipamerkan dengan menuliskan seruan pelenyapan Israel di tubuh rudalnya.
“Sayangnya, Iran tidak merahasiakan tujuan mereka. Kami yakin bahwa Moskow, Washington dan ibukota lainnya setidaknya berbagi keprihatinan dengan kami,” imbuh dia.
Pentagon sebelumnya mengonfirmasi bahwa Iran pada tanggal 29 Januari sudah menguji tembak rudal balistik jarak menengah di wilayah 225 kilometer sebelah timur dari Teheran. Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2231 mendukung kesepakatan nuklir Iran dengan mendesak Teheran untuk menahan diri dari uji coba rudal balistik.
Tapi, Iran mengklaim uji coba rudal balistiknya adalah hak Teheran. Iran merasa uji roba rudal balistik tidak melanggar kesepakatan nuklir dan tidak pula melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. [Sindonews]

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda