Andritany didampingi pelaih Luis Milla saat memberi keterangan kepada wartawan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat 1 Desember 2017. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kiper Timnas Indonesia, Andritany siap memberi yang terbaik untuk masyarakat Aceh dan Indonesia pada ajang Aceh Word Solidarity Cup (AWSC) 2017.
AWSC 2017 diikuti oleh empat negara yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Kirgizstan dan Mongolia. Even bertaraf internasional ini berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, 2-6 Desember 2017.
Timnas Indonesia akan mengalawi laga perdana melawan Brunei Darussalam pada Sabtu malam, 2 Desember 2017. Partai ini direncakan disiarkan secara langsung oleh RCTI.
“Kami ingin memberi yang terbaik untuk Aceh dan Indonesia, mohon doa dan dukungan untuk kami,” kata Andritany kepada wartawan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat 1 Desember 2017.
Meski Indonesia diunggulkan dalam even ini, Andritany tak mau menganggap remeh tim lawan. Menurutnya, empat negara peserta di even ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
“Jujur saja kami sebagai pemain masih buta kekuatan lawan, kecuali Brunei Darussalam,” jelas pemain yang berkiprah di Persija Jakarta ini.
Sebelumnya, Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla menjelaskan bahwa Aceh word Solidarity Cup (AWSC) 2017 menjadi ajang pemanasan mereka sebelum bertarung di Asian Games 2018 mendatang.
“Sebelum ke Aceh, kami sudah TC 11 hari di luar kota dan di situ kami main melawan Suriah dan Guyana,” kata Luis Milla kepada wartawan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat 1 Desember 2017.
Ia menjelaskan, dalam dua laga ujicoba itu, ada beberapa catatan penting yang harus segera dibenah, sehingga tim benar-benar siap bertarung di Asian Games nanti.
“Di Aceh ada sekitar 23 pemain yang dibawa dan semua siap bermain, turnamen ini akan menjadi ajang kami mencari solusi di mana saja yang masih kurang dari tim,” kata Milla. []
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan