Home / ACEH / PD Aceh Mengutuk Aksi Kekerasan di Myanmar

PD Aceh Mengutuk Aksi Kekerasan di Myanmar

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Ketua umum Partai Daerah Aceh (PDA) Jamaluddin Thaib mendesak agar pemerintah Indonesia ikut membantu muslim Rohingya, menurutnya, konflik ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut lantaran terlalu banyak yang sudah menjadi korban tindak kekerasan terhadap warga muslim rohingya.

“Ini bukan hanya persoalan agama, tapi juga persolan kemanusiaan,” katanya kepada Klikkabar.com.

Ada amanat konstitusi yang harus kita laksanakan yaitu, berperan serta dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, katanya lebih lanjut.

“Kita juga sangat mendesak pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pemerintah Miyanmar jika kekerasan di Rakhine terus berlanjut,” ujar Jamaluddin.

Ia uga berharap, serta mengajak semua komponen masyarakat untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di Myanmar, baik secara moril dan materil sebagai bentuk ukhuwah ISlamiyah serta solidaritas atas nama kemanusiaan.

“Data resmi yang diakui militer dan pemerintah Myanmar menyatakan, ada 399 orang yang tewas dalam seminggu ini. Mereka adalah 370 gerilyawan Rohingya, 13 aparat keamanan, dua pejabat pemerintah dan 14 warga sipil.
Tapi, data dari para aktivis di Rakhine menyebutkan, sekitar 130 orang, termasuk wanita dan anak-anak Rohingya dibunuh dalam operasi militer. Pembantaian massal dilaporkan terjadi di Desa Chut Pyin, dekat Kota Rathedaung, Myanmar Barat,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari elemen partai politik lokal di Aceh, PDA mengutuk kekejaman serta kekerasan di Rakhine, Myanmar.

Demikian disampaikan Jamal disela-sela silaturrahmi dengan parang Teungku dayah dan balai pengajian di Aceh Timur.

“Kami berharap Negara-negara Asean dunia International juga harus memberikan sanksi tegas terhadap pemerintahan Myanmar jika kekerasan serta kekejaman ini tidak dihentikan,” tutupnya.