Home / ACEH / 12 Tahun Damai Aceh, Masih Ada Luka yang Belum Terobati

12 Tahun Damai Aceh, Masih Ada Luka yang Belum Terobati

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Meperingati Hari damai Aceh bukan hanya untuk mlihat  gambar-gambar masa lalu atapun digelar secara seremoni, namun harus mengingat bagaimana sejarah masa lalu yang pernah di alami Aceh.

Hal ini disampaikan oleh ketua Komisi Kebenaran Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Afridhal Darmi, SH, LLM dalam diskusi Publik memperingati 12 tahun Perdamaian Aceh, “Mengenang yang tersisa dari sisi gelap masa lalu” di Balee KKR Aceh, Selesa 15 Agustus 2017. “Dan seharusnya kita harus memberi sebuah reward kepada mareka yang telah meninggal masa lalu itu,” ujar Afridhal Darmi.

Sementara, Cut Zahara Hamzah yang juga selaku keluarga korban dimasa gejolak konflik Aceh kala itu, memaparkan bagaimana kisah lalu deritaan yang dialami oleh masyarakat Aceh.

Ia juga menerangkan terkait kematian Jafar Siddiq  yang merupakan salah seorang aktivis Hak Azasi Manusia (HAM) di Aceh dimasa lalu, yang juga sebagai keluarganya. “Meninggalnya  pada 5 Agustus 2000, dan ditemukan 5 september 2000, yaitu sebulan setelah kematian ,” katanya.

Sadisnya, Cut Zahara mengatakan bahwa pada saat itu, setelah jasad Jafar di temukan, namun pada waktu tes labotarium pihak berwajib mengutarakan bahwa jenazah itu bukankah Jafar Siddiq, tuturnya. “Mungkin dengan membuka kembali kasus ini ada tindak lanjuti, dan kita akan tau siapa yang melakukannya,” papar Cut Zahara.

Selain itu, dikatakan Cut Zahara bahwa Ia banyak menerima berbagai pertanyaan dari teman-teman Almarhum Jafar Siddiq, baik dalam negeri maupun luar negeri terhadap kasus yang dialami pegiat Ham itu, sebutnya. “Saya sampai hari ini belum memaafkan terkait kejadian yang menimpa Jafar Siddiq,”  pungkas Cut Zahara.

REPORTER: IKHSAN