Feri Komul, pencetak dua gol untuk Persiraja saat melawan PSPS Pekanbaru. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas mengatakan, kebobolan timnya di babak pertama karena kehilangan konsentrasi, sehingga pemain PSPS Pekanbaru dengan mudah mencetak gol di menit-menit awal.
“Menit-menit awal kami kehilangan konsentrasi sehinggal PSPS mencetak gol pada menit 5 dan itu membuat pertandingan semain berat bagi Persiraja, di akhir babak pertama kita juga terjadi satu kesalahan antisipasi,” kata Akhyar kepada wartawan usai pertandingan.
Bermain di Stadion H Dimurthala, Lampineung Banda Aceh, Sabtu malam, 12 Agustus 2017, Persiraja ditahan imbang tim tamu PSPS Pekanbaru 2-2. Gol PSPS diciptakan oleh Defri Rizki dan Herman Dzumafo Epandi. Sementara dua gol Persiraja oleh Feri Komul.
Kondisi tersebut membuat peluang Laskar Rencong semakin sulit untuk lolos ke babak 16 Besar Liga 2 Indonesia 2017.
BACA:
Dua Gol Feri Komul Selamatkan Persiraja
Pelatih PSPS: Sejak Awal Kami Minta tak Menang
Akhyar mengatakan, pasca kebobolan dua gol, di babak kedua tim pelatih langsung mengubah strategi, dimana Fani Aulia yang biasanya bermain di sayap kiri diplot menjadi bek kiri dengan harapan ada serangan agresif di sektor tersebut yang dapat memberi umpan-umpan maksimal kepada penyerang.
“Kita fokus menyerang, Alhamdulillah akhirnya suskes bisa mencetak dua gol dan hasilnya pun drawa yang memang kurang baik bagi kita, itulah sepakbola,” jelas Akhyar.
Strategi lainnya yang diterapkan pemegang lisensi B AFC ini yaitu dengan menggeser Feri Komul dari gelandang menjadi penyerang. Hal tersebut dilakukan karena Feri Komul memiliki postur yang tinggi dengan harapan bisa menerima bola-bola crosing.
“Alhamdulillah dia dapat memanfaatkan situasi dan bisa mencetak dua gol,” kata Akhyar. []
REPORTER: MUHAMMAD FADHIL
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan