
KLIKKABAR.COM, ACEH UTARA- Terkait desas-desus di media sosial dan pemberitaan mengenai sisa bantuan kepada Khalidin salah satu warga Aceh Utara yang pernah dirawat di RS Kajang Malaysia beberapa waktu lalu sudah ada titik terang.
Zaini salah satu anggota GAN bersama Fakhruddin Staf H. Sudirman atau Haji Uma Menyerahkan langsung sisa bantuan tersebut kepada Khalidin di Gampong Dayah Seupeng Kecamatan Geurudong Pasee Kabupaten Aceh Utara pada Kamis 13 Juli 2017.
Dana sejumlah 10 Juta tersebut merupakan sisa dari sumbangan yang dikumpulkan oleh sejumlah warga Aceh di Malaysia dan Gerakan Aceh Nusantara (GAN) untuk biaya pemulangan dan pengobatan Khalidin.
Sumbangan tersebut tidak bisa diserahkan sebelumnya karena terjadi kesalahpahaman antara salah satu penyumbang dan Direktur GAN.
Direktur GAN pada waktu itu mendapat informasi bahwa Khalidin dikeluarkan dari RS karena dijamin oleh salah satu Warga Aceh, sehingga ia berpikir harus mengganti uang tersebut.
“Direktur GAN pada waktu itu sempat mengkonfirmasi Haji Uma terkait permasalahan tersebut,” kata Fakhruddin.
Lanjutnya, setelah ada titik temu dan dana yang dikeluarkan oleh penjamin tersebut tidak harus dibayar lagi, akhirnya dana sisa tersebut diantar langsung ke kediaman Khalidin.
“Khalidin dan keluarga sangat berterima kasih, Alhamdulillah kondisi Khalidin berangsur baik, pengobatan masih tetap berjalan, karena penyakit TBC menjadi penanganan khusus Dinkes,” kata Fakhruddin
Sementara itu Haji Uma membenarkan hal tersebut, bahwa ada sedikit terjadi kesalahpahaman, ia memita semua pihak untuk selalu menjalin kekompakan dan persaudaraan sesama anak rantau khususnya di Malaysia.
“Ini hanya kesalahpahaman kecil jangan diungkit-ungkit dan malah diperbesar, apalagi yang tidak tau permasalahannya, mari bangkitkan semangat untuk membantu kepada sesama,” ujar Haji Uma
Haji Uma juga berharap agar bisa tumbuh ormas-ormas lain bukan hanya satu atau dua, sehingga beban yang dialami oleh para TKI cepat teratasi.
“Sekali lagi saya menekankan kepada semua pihak jangan beradu argumentasi lewat media sosial atau ruang publik lainnya karena bisa membuat persatuan kita lemah dan hancur,” pinta Anggota Komite III DPD RI tersebut.
Haji Uma juga sangat mengapresiasikan langkah dan kerja keras GAN dan semua pihak yang telah membantu Khalidin dari di rumah sakit sampai ke Aceh.
“Saya sangat berterima kasih dan memberi apresiasi kepada Yayasan GAN, pengusaha asal Aceh di Malaysia, Presiden Community Aceh Malaysia, Rakan GARAM, teman-teman medsos, media online dan cetak serta masyarakat Geurudong Pasee dan semua elemen lainnya,” sebut Haji Uma
Dalam hal ini Haji Uma meminta semua pihak supaya berhenti menghujat serta menghargai apa yang telah dilakukan oleh saudara-saudara kita di Malaysia sehingga Khalidin berhasil dipulangkan ke Kampung asalnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan demi kemaslahatan saudara kita se bangsa dan se tanah air, semoga Allah membalasnya,” pungkas Aktor Eumpang Breuh tersebut.
Seperti diketahui Khalidin yang merupakan warga Dayah Seupeng Kecamatan Geurudong Pasee Aceh Utara sudah 3 tahun menetap di Malaysia sempat dirawat di Hospital Serdang Kajang Kuala Lumpur Malaysia karena mengidap penyakit TBC.
Khalidin yang bekerja sebagai pembantu kantin sebuah warung di Malaysia membutuhkan biaya sekitar 11.000 RM (sekitar 33.000.000) untuk biaya perawatan agar bisa kembali ke kampung halaman.
Akhirnya, dari sumbangan para donatur dan swadaya warga Aceh di Malaysia Khalidin berhasil dipulangkan ke daerah asalnya.
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
