Home / BERITA TERBARU / Presiden Jokowi Minta Pelaku Koperasi Gelorakan Semangat Reformasi

Presiden Jokowi Minta Pelaku Koperasi Gelorakan Semangat Reformasi

Presiden Jokowi saat menghadiri acara peringatan Hari Koperasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 12 Juli 2017.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Presiden Jokowi mengajak kepada seluruh pelaku koperasi di tanah air untuk menggelorakan kembali semangat reformasi guna meningkatkan kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Jokowi pada acara Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-70, di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu 12 Juli 2017 sore.

“Inilah pekerjaan besar kita, pekerjaan besar kita ada disini. Agar kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional itu meningkat secara drastis,” kata Jokowi seraya menyebutkan ada banyak koperasi yang baik yang bisa dijadikan model dan contoh.

Jokowi menyebutkan, KUD Denbatas di Tabanan, Koperasi Kredit Credit Union Mandiri, Koperasi Kospin Jasa yang perputarannya sudah Rp5 triliun sampai saat ini, kemudian koperasi Sidogiri di Jawa Timur perputarannya sudah 18 triliun sampai saat ini, adalah sederat koperasi yang dapat dijadikan contoh.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menitipkan kepada Menteri Koperasi, kepada ketua Dekopin, agar contoh-contoh tersebut direplikasi, difotokopi kepada koperasi-koperasi yang lain bagaimana mereka bisa mencapai omset yang tinggi seperti itu, mencapai perputaran uang yang tinggi seperti itu.

“Ajak koperasi-koperasi yang lain untuk melihat contoh-contoh yang sudah betul, contoh-contoh yang sudah besar, koperasi-koperasi dengan perputaran uang yang triliun,” pinta Presiden.

Presiden Jokowi juga menekankan, kalau korporasi-korporasi perusahaan besar itu bisa, koperasi mestinya juga harus bisa. Kalau perusahaan swasta itu bisa, koperasi pastinya juga harus bisa melakukan hal yang sama.

“Ajak mereka untuk melihat yang sukses, koperasi yang sukses tadi yang saya sebut dan saya lihat masih ratusan ribuan lain contoh-contoh yang saya kira bisa kita pakai untuk contoh-contoh keberhasilan koperasi mengelola usahanya, mengelola kreditnya, mengelola uangnya,” tutur Jokowi.

Pemerintah, lanjut Presiden, sebetulnya memberikan kesempatan kepada koperasi untuk juga ikut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dulunya, bunganya 22% sekarang dengan subsidi dari APBN, bunganya bisa ditekan menjadi 9%, dan Insha Allah tahun depan akan ditekan lagi menjadi 7%.

Oleh sebab itu pada hari Koperasi ke-70 di  tahun 2017 ini, Kepala Negara mengajak kepada seluruh pelaku koperasi Indonesia untuk meneguhkan, untuk mengelorakan kembali semangat gerakan koperasi, semangat reformasi koperasi. “Sehingga koperasi nantinya bisa berkompetisi bersaing dengan perusahaan swasta, dengan korporasi, dengan BUMN karena memang kesempatan memang ada didepan mata kita,” ujarnya.

“Saya menyakini kekuatan koperasi saat ini masih relevan dalam perekonomian Indonesia dan perekonomian global,” tambah Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang diperolehnya, sumbangan koperasi terhadap perekonomian Indonesia berada pada angka 3,9%. meningkat dua kali lipat dibanding dua setengah tahun yang lalu. []