Home / ACEH / Aminullah Tinjau RSUD Meuraxa dan Pelabuhan Ulee Lheue 

Aminullah Tinjau RSUD Meuraxa dan Pelabuhan Ulee Lheue 

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Setelah pada Senin 10 Juli 2017 kemarin meninjau Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirta Daroy, hari ini Selasa 11 Juli 2017, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Zainal Arifin melakukan kunjungan ke RSUD Meuraxa.

Usai melaksanakan Salat Zuhur di Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Amin-Zainal lalu menyambangi Pelabuhan Ulee Lheue untuk meninjau pelayanan dan fasilitas publik yang terdapat di sana. Sebelum kembali ke balai kota, keduanya mampir di Kantor Dinas Pariwisata Banda Aceh yang juga terletak di kawasan Ulee Lheue.

Selama berada di RSUD Meuraxa, mereka menyempatkan untuk meninjau seluruh ruangan dan fasilitas sembari berbincang dengan sejumlah pasien yang dirawat di sana. Ruang IGD, loket pendaftaran, depo farmasi rawat jalan, ruang rawat inap, instalasi londri, hingga instalasi pemulasaran jenazah didatangi satu per satu oleh Amin-Zainal. Keberadaan mobil Ambulance di rumah sakit milik Pemko Banda Aceh ini juga tak luput dari perhatiannya.

Terkait sejumlah permasalahan yang saat ini dialami RSUD Meuraxa, pria yang pernah berkiprah di dunia perbankan selama 27 tahun ini menyebutkan hal pertama yang ingin pihaknya pastikan adalah soal pemenuhan segala keperluan operasional, baik untuk obat-obatan maupun hal-hal lainnya.

“Kami juga telah mengecek kelengkapan peralatan kesehatan dan pendukungnya yang tersedia di sini baik yang ada di ruang ICU, ruang operasi, hingga mobil Ambulance. Ternyata memang masih banyak hal yang harus dilengkapi dan hal ini sangat kita sayangkan mengingat pasien datang berobat bukan hanya dari Banda Aceh tetapi juga dari kabupaten/kota lainnya di Aceh.”

Untuk itu, ke depan ia berharap Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat turut berkontribusi bagi kemajuan RSUD Meuraxa. “Untuk Ambulance saja kita masih kekurangan, dari jumlah minimal 5 unit namun hanya 3 yang bisa digunakan oleh pihak rumah sakit. Sedangakan beberapa unit lainnya tidak bisa digunakan lagi karena sudah rusak berat. Tentu hal ini akan mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.”

“Hari ini juga setelah peninjauan, kami bersama dengan direktur rumah sakit akan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik atas segala permasalahan terutama mengenai kemampuan keuangan yang mengakibatkan rumah sakit kewalahan dalam hal penyediaan obat-obatan,” ungkapnya didampingi Plt Direktur RSUD dr Emiralda MKes.