Home / ACEH / Shalawat Badar Sambut Wapres Jusuf Kalla di Masjid Raya Baiturrahman

Shalawat Badar Sambut Wapres Jusuf Kalla di Masjid Raya Baiturrahman

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla tiba di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada Sabtu pagi, 13 Mei 2017 pukul 10.25 WIB.

Wapres Jusuf Kalla disambut dengan shalawat badar oleh seluruh tamu undangan di lokasi peresmian.

Sebelumnya, pada saat tiba di Lanud SIM, Wapres Jusuf Kalla beserta rombongan disambut oleh Gubernur Aceh, Wali Nanggroe, Pangdam IM, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, dan Ketua DPR Aceh.

Wapres Jusuf Kalla beserta rombongan menuju lokasi peresmian dengan pengawalan ketat aparat keamanan dari TNI maupun Polri.

Wapres Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan meresmikan wajah baru Masjid Raya Baiturrahman yang kini telah dilengkapi dengan 12 payung elektrik seperti Masjid Nabawi, Arab Saudi.

Sementara sebelumya, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin mengatakan, setelah diresmikan penggunaannya, masjid raya yang dulunya hanya mampu menampung 9.000 orang di dalam masjid, kini mampu menampung 24 ribu jamaah, baik di dalam maupun luar masjid.

Selain itu, kata Mulyadi Nurdin, saat ini tempat wudhu Masjid Raya berjumlah 288 titik. Tempat berwudhu tersebut berada di basement masjid.

“Sekarang koridor basementnya juga tampak sangat mewah dengan dinding dan lantai marmer serta motif pintu Aceh. Dan ditambah empat tangga berjalan,” papar Mulyadi, Kamis 12 Mei 2017.

Mulyadi juga menyebutkan, area parkir Masjid Raya juga terletak di basement. Area parkir mampu menampung 254 mobil dan 347 sepeda motor. Sebelumnya, parkir jamaah masjid berada di badan jalan yang kerap menimbulkan kemacetan, terutama saat padat lalu lintas.

Begitu juga proses penyediaan ruang terbuka hijau di halaman Masjid Raya Baiturrahman, kata Mulyadi Nurdi, juga telah dilakukan dengan penanaman 32 batang pohon kurma.

“Serta menanam kembali satu batang pohon di titik tewasnya Jenderal Kohler, panglima Belanda pada perang masa lalu. Pohon titik tewasnya jenderal Belanda itu sempat dipotong saat renovasi masjid dimulai,” ujar Mulyadi.[]

REPORTER: MUHAMMAD FADHIL