
KLIKKABAR.COM, JAKARTA- Terkait kasus penangkapan sejumlah warga Aceh oleh pihak keamanan Malaysia, yang hendak pulang ke Aceh melalui jalur ilegal kembali terjadi pada Selasa 5 Mei 2017 dan ini merupakan penangkapan kesekian kali bahkan hampir setiap tahun, puluhan warga Aceh yang bekerja di berbagai Negara tertangkap dengan berbagai macam persoalan.
Direktur Exsekutif Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Aceh-LEMKASPA Samsul Bahri, meminta Pemerintah Aceh (PA) untuk segera memberikan bantuan hukum dan melakukan langkah-langkah diplomasi dalam menangani kasus tersebut, supaya tenaga kerja yang berasal dari Aceh dapat segera tiba dalam waktu dekat.
Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Aceh, dan harus segera mencari jalan keluar secepatnya supaya keluarga mereka di Aceh tidak merasa cemas.
Samsul juga menambahkan bahwa, persoalan warga Aceh yang selama ini banyak menempuh jalur illega untuk bekerja ke negera tentangga, harus lihat persoalannya secara komprehensif, katanya.
“Disaat Pemerintah Aceh gagal menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat maka, secara langsung masyarakat akan memikirkan cara tersendiri untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak dengan kerja keluar dari Aceh melalui jalur-jalur yang tidak resmi,” pungkasnya.
Jadi, harapan kedepan kepada pemerintah Aceh yang baru terpilih untuk memikirkan langkah-langkah strategis dalam menciptakan lapangan kerja kepada masyakarat, sehingga masyarakt tidak lagi harus bekerja keluar negeri melalui julur illegal, tutupnya.
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
