Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un, memboncengi Nauval ketika hendak melihat temuan energi pohon kedondong di Desa Tampor Paloh, Simpang Jernih.
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR- Setelah setahun yang lalu ditemukan oleh Nauval, sumber energi pohon kedondong hingga saat ini terus dikembangkan. Bahkan, tidak kurang dari 60 unit rumah saat ini telah diterangi oleh lampu dengan menggunakan kekuatan energi pohon temuan siswa kelas III MTsN 1 Langsa itu.
Sejatinya, Desa Tampor Paloh dan sejumlah desa lain di Kecamatan Simpang Jernih yang terletak di pedalaman Kabupaten Aceh Timur itu belum pernah ‘dijamah’ oleh aliran listrik sejak Republik Indonesia ini merdeka.
Disisi lain, akses transportasi menuju kawasan ini juga tergolong ekstrem, dimana harus menempuh 5-6 jam perjalanan darat. Bahkan, ketiadaan jembatan penyebrangan juga menyebabkan transportasi sungai menjadi satu-satunya andalan masyarakat disana. Padahal, jika dibangun jembatan penyebrangan hanya dibutuhkan waktu 2 jam perjalanan darat dari Kota Idi, selaku ibukota Kab. Aceh Timur.
“Kita patut bersyukur atas temuan energi pohon oleh Nauval, sehingga temuan yang terus dikembangkan itu kini telah membantu puluhan rumah warga di pedalaman Aceh Timur,” kata Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un, saat melakukan Kunjungan Kerja di Desa Tampor Paloh, Simpang Jernih, beberapa waktu lalu.
Sosok yang akrab disapa Linut itu mengaku bangga dengan temuan sumber energi dari pohon, sehingga masyarakat yang mendiami daerah tertinggal dan terdepan seperti sejumlah desa di Kecamatan Simpang Jernih, dapat merasakan manfaat dari penemuan tersebut.
“Meskipun belum maksimal, tapi temuan Nauval ini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal,” kata Wabup yang juga merupakan Ketua DPW PA Aceh Timur.
Untuk memaksimalkan temuan tersebut, Linut dalam kesempatan itu juga mengharapkan perhatian Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait agar segera mengembangkan temuan Nauval. Sebab, jika temuan tersebut dikembangkan secara maksimal, maka akan sangat membantu pemerintah dalam menangani krisis listrik di daerah terpencil, baik di Aceh atau diluar Aceh.
“Kita berharap temuan ini tidak disia-siakan oleh pemerintah pusat,” katanya seraya mengaku, selain puluhan rumah, berbagai fasilitas pendidikan dan tempat ibadah juga menggunakan lampu penerang yang bersumber dari energi pohon kedondong itu.
Selama ini, lanjut Wabup, PT. Pertamina dinilai telah membantu Nauval dalam meningkatkan pemakaian dan pemanfaatan sumber energi pohon kedondong. Oleh karenanya, diharapkan Nauval dapat terus berkarya dan berinovasi dengan temuan tersebut.
“Keberadaan PT Pertamina, dalam membantu temuan tersebut sangat kita apresiasi. Namun harapan kita semua, temuan ini jangan sampai putus ditengah jalan. Mari kita bersama mendukung dalam pengembangan temuan Nauval ini,” tutup Syahrul Bin Syama’un.
REPORTER : ZAMZAMI ALI
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
