Home / ACEH / Wakil Menteri ESDM: Persoalan Listrik di Aceh Masih Perlu Waktu

Wakil Menteri ESDM: Persoalan Listrik di Aceh Masih Perlu Waktu

Foto: Realita.co

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Masalah pasokan listrik masih menghantui sebagian wilayah Indonesia. Bahkan, pasokan listrik di Aceh masih tergantung dari Sumatra Utara.

Oleh karena itu, merampungkan sejumlah pembangkit listrik alternatif menjadi solusi mengatasi dan menyinari seluruh pelosok Aceh.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, di Banda Aceh, Sabtu (8/4) mengatakan semua wilayah yang mengalami krisis listrik akan diatasi bertahap. Begitu juga di Aceh. Bahkan, pihaknya telah merencanakan penambahan daya guna memenuhi kebutuhan listrik di Aceh.

“Kami berusaha dan juga telah berkoordinasi dengan PLN ke depan, akan memperbaiki dan menjadi prioritas kami dalam penambahan-penambahan daya listrik. Begitu dengan proyek pembangkit listrik 35000 MW, juga ada penambahkan pembangkit listrik baru dan akan mencukupi kebutuhan listrik Aceh beberapa tahun ke depan,” kata Arcandra usai menghadiri Orasi Ilmiah, di Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unsyiah, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu 8 April 2017.

Ia menjelaskan, perlu waktu untuk merampungkan pembangunan pembangkit listrik yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan listrik di Aceh.

“Kan tidak bisa bangun listrik hari ini, perlu waktu dan rencananya sudah ada. Intinya penambahan beban di Aceh menjadi salah satu prioritas,” sebutnya.

Meski demikian, krisis listrik di Aceh telah menjadi permasalahan krusial yang terus. (Media Indonesia)