
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Menyusul kembali maraknya laporan warga terkait kehilangan sepeda motor ke kantor polisi, Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum melakukan langkah antisipatif dan pencegahan, dengan memerintahkan seluruh polsek jajaranya untuk mengintensifkan patroli dan razia.
“Upaya preventif kami terhadap kejahatan curanmor diantranya dengan melakukan razia di seluruh polsek. Razia ini tidak seperti yang dilakukan oleh Satuan lalu lintas dengan memberi tilang bagi pelanggar. Namun razia kali ini lebih mengedepankan himbauan, agar pengendara melengkapi alat kelengkapan kendaaraan termasuk surat-surat. Apabila saat diperiksa pengendara tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraanya. Maka, kendaraan tersebut untuk sementara ditahan di polsek sampai dengan pengendara dapat menunjukan bukti kepemilikan kendaraan seperti STNK atau BPKB asli,” kata Kapolres, Rabu 5 April 2017.
Kapolres mengatakan, razia akan terus diprioritaskan. Waktu dan lokasi razia, masing-masing polsek yang menentukan. Meski demikian kami tegaskan untuk para Kapolsek agar melaksanakan razia di lokasi yang terindikasi atau berpotensi terjadi aksi tindak pidana curamor.
“Selain ditingkat polsek, kami juga akan terus menggelar razia dan patroli di wilayah hukum Polres Aceh Timur, sekaligus untuk mempersempit aksi curanmor. Dari hasil kegiatan razia yang dilakukan oleh polsek jajaran kami, terdapat beberapa sepeda motor yang diamankan karena pengendara tidak dapat menunjukan bukti kepemilikan kendaraan yang sah,” terang Kapolres.
Menurut Kapolres, pihaknya bakal terus meningkatkan razia secara intensif demi meningkatkan kemananan. “Sasaran utama kita tidak hanya mempersempit aksi curanmor dan begal, tetapi menekan tindak kejahatan, seperti curas dan curat,” tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
