
KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR- Pengamat Politik dan Keamanan Aceh, Aryos Nivada, mengajak semua pihak termasuk para stakeholder di Aceh agar merespon dengan bijak sejumlah aksi teror yang terjadi supaya keadaan kembali menjadi kondusif dan aman.
Berbicara mengenai kasus penembakan yang terjadi di Aceh Timur dan di Pidie, Aryos Nivada mengaku mempercayakan sepenuhnya pihak kepolisian bekerja dan menangani kasus tersebut hingga tuntas.
“Biarkan proses pengungkapan kedua kasus penembakan dilakukan oleh aparat penegak hukum. Apalagi pihak kepolisian sudah bekerja ekstra cepat dengan membentuk tim khusus sekaligus Kapolda Aceh juga sudah turun langsung ke lokasi kejadian,” ujar Aryos Nivada kepada Klikkabar.com, Selasa, 7 Maret 2017.
Lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) itu juga menyanyangkan pernyataan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang meminta pemerintah pusat agar segera mengirimkan pasukan Kopassus ke Aceh Timur untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku aksi penembakan.
Pernyataan itu dinilai memicu distorsi sekaligus multitafsir dalam merespon kejadian tersebut. TNI dikatakan Aryos tidak dibenarkan masuk kedalam urusan sipil khususnya masalah penegakan hukum sesuai dengan aturan yang telah dimandatkan yakni UU No 34 Tahun 2004.
Lebih lanjut, ia juga berpendapat ada beberapa kebijakan yang dapat diambil oleh pihak kepolisian selain membentuk tim khusus yang sudah ada untuk melakukan pengejaran pelaku penembakan di Peunaron, Aceh Timur. Pihak kepolisian dikatakannya dapat memperpanjang bantuan personil BKO atau meminta penambahan personil organik di wilayah terdekat seperti dari Aceh Tamiang dan Aceh Utara.
“Pihak kepolisian juga perlu melakukan operasi demi menjaga kamtibmas seperti razia senjata illegal ataupun senjata sisa konflik. Bantuan intelijen juga harus ditambah guna meminimalisir kemungkinan terulangnya aksi teror seperti di Pidie dan Aceh Timur,” tutup Aryos Nivada.
REPORTER : ZAMZAMI ALI
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
