Rentetan Tembakan Hingga Ledakan Bom Warnai Unjuk Rasa Di Aceh Utara

-

- Advertisment -

Rentetan Tembakan Hingga Ledakan Bom Warnai Unjuk Rasa Di Aceh Utara

simulasi sispamkota yang dilakukan Polres Aceh Utara di halaman Polres setempat, Kamis 15 Desember 2016.

KLIKKABAR.COM, ACEH UTARA – Demo yang dilakukan massa pendukung salah satu partai/kandidat karena tidak puas dengan hasil rapat pleno di Kantor KIP Aceh Utara berujung anarkis. Bahkan sampai membakar ban dan sepeda motor dihalaman kantor KIP.
Aparat Polres Aceh Utara yang sejak semula mengawal aksi unjuk rasa telah melakukan segala upaya guna meredam aksi massa. Namun seiring dengan semakin beringasnya massa yang terus menyerang petugas dengan benda-benda keras bahkan sampai menggunakan panah dan senjata tajam, aparat kepolisian akhirnya mengerahkan Pasukan Huru Hara (PHH) dari kesatuan Brimob untuk membubarkan massa.
Mobil water canon turut dikerahkan dan rentetan tembakan mewarnai aksi pembubaran massa guna melumpuhkan provokator. Tidak berhenti disitu, disaat situasi mulai kondusif, sebuah ledakan besar terjadi saat petugas harus meledakkan sebuah ransel berisi bahan peedak yang ditemukan dihalaman Kantor KIP.
Peristiwa tersebut merupakan skenario dari simulasi sispamkota yang dilakukan Polres Aceh Utara di halaman Polres setempat, Kamis 15 Desember 2016 yang disaksiakan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau AKBP Untung Sangaji, Wakapolres Kompol Suwalto serta para perwira lainnya.
Dalam keterangan persnya, Kapolres Aceh Utara mengatakan tujuan simulasi ini tidak lain untuk melihat kesiapan personel, baik materil maupun cara bertindak yang dilakukan oleh anggota di lapangan nantinya.
“Dalam simulasi pengaman pemilukada tersebut melibatkan sekitar 300 lebih personel gabungan, termasuk dari Brimob. Ada beberapa adegan yang kita peragakan dalam kegiatan ini, seperti pengamanan kantor KIP, dan mengevakuasi Ketua KIP yang ke lokasi yang lebih aman yang termasuk dalam kategori pengamanan VIP serta aksi terror bom,“ terang AKBP Untung Sangaji. []

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda